Harianpilar.com, Tanggamus – Akhirnya laki-laki anonim yang terlantar selama 5 hari di gardu pos ronda Dusun Way Nabang Bawah Jalan Bumi Jaya RT 04, RW 03 Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, akhirnya meninggal dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Meninggalnya laki-laki anonim tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (11/6/2016) setelah Njok warga Rt 1 Pekon Terbaya melihat keadaan laki-laki tersebut di dalam gardu ronda dengan posisi terlentang. Waktu itu ia hendak memanen padi di areal persawahan di lingkungan Dusun Way Nabang Bawah dan kebetulan melewati gardu ronda tersebut.
Mengetahui hal itu, warga Way Nabang Bawah melalui Ketua RT 04, Suhaimi bersama Kepala Dusun (Kadus), RW 0III, Ridwan segera melaporkan kematian laki-laki tersebut ke Mapolsek Kotaagung.
Laporan diterima dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pekon Terbaya Brigpol Agus Solihin. Kemudian aparat Kepolisian bersama aparat Pekon tersebut menuju RSUD Tanggamus meminta mobil ambulan membawa mayat tersebut ke RSUD karena jaraknya yang lumayan jauh.
Namun Ironisnya pihak RSUD seakan tidak memberikan tanggapan serius terhadap laporan tersebut dengan alasan bahwa sopir ambulan sedang tidak ada ditempat, hingga akhirnya mayat laki-laki tanpa identitas itupun dibawa ke RSUD Tanggamus dengan menggunakan mobil Patroli dari Polsek Kotaagung pukul 08.00 WIB.
Warga juga menyayangkan Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus yang memberikan janji hanya berisi pepesan kosong. Dinas Sosial berjanji akan mengurus penemuan laki-laki tanpa identitas tersebut, tapi kenyatananya tidak dilaksanakan.
Diberitakan sebelumnya, bahwa warga Way Nabang Bawah menemukan laki-laki tanpa identitas sekitar umur 60 tahun tergeletak dipinggir sawah, Selasa (07/6/2016) dalam keadaan lemas karena kelaparan dan sakit. Atas penemuan tersebut, warga membawa laki-laki tersebut ke gardu pos ronda dilingkungan mereka dan memberinya makanan dan pakaian seadanya karena kondisinya sangat lemah.
Sedangkan Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus melalui Kabid Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Tamimi mengatakan laki-laki anonim tersebut akan dibawa Dinas Sosial ke panti jompo yang ada di Natar.
“Hari ini juga kami akan dibawa ke panti jompo di Natar Kabupaten Lampung Selatan, karena disanalah yang ada panti jomponya. Sementara di Tanggamus belum ada, dan kami berharap kepada masyarakat untuk melaporkan hal semacam itu ke Dinas Sosial karena itu memang tugas kami,” ungkap Tamimi saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (09/6/2016).
Namun kenyataanya, menurut warga pihak Dinas Sosial hanya datang sekali pada Kamis sore untuk melihat kondisi laki-laki tersebut dan itupun hanya satu orang. Hingga laki-laki anonim tersebut dinyatakan telah meninggal bahkan mayatnya telah diantarkan ke RSUD Tanggamus, Sabtu (11/06/2016), tidak ada satupun pihak Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus yang datang kelokasi. (Agus/Ron)









