oleh

Kekurangan Gizi Sebabkan Kematian

Harianpilar.com, Lampung Barat – Wakil Bupati Lambar Drs. Hi. Makmur Azhari mengatakan, gizi adalah salah satu unsur penting yang dibutuhkan bagi tumbuh kembangnya sumber daya manusia (SDM). “Dengan gizi yang terpenuhi akan dapat menentukan kualitas SDM, kurang gizi dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktifitas, menurunkan daya tahan tubuh, kesakitan hingga kematian,” kata Makmur pada acara advokasi percepatan pencapaian program gizi yang digelar Dinas Kesehatan Lambar di Aula Kagungan pada Rabu, (25/5/2016).

Lebih lanjut Makmur mengatakan salah satu faktor pendukung dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan cerdas adalah terpenuhinya gizi bagi pertumbuhan anak sejak usia dini. Sehingga, faktor kesehatan gizi menjadi perhatian pemerintah, karena kekurangan gizi pada usia dini akan berdampak buruk dan mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Kondisi geografis mempengaruhi penyebaran penduduk yang tidak merata, akibatnya masih ada beberapa kendala dalam memberikan pelayanan kesehatan. terutama pekon/desa masih ada yang memiliki wilayah kantong yang belum terdapat fasilitas kesehatan yang memadai. program puskesmas keliling tetap menjadi pilihan terbaik dalam upaya mendekatkan pelayanan agar akses kesehatan dapat terjangkau.

”Dengan kegiatan ini saya harapkan, agar para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan diterapkan di Lambar sehingga kasus kekurangan gizi dan gizi buruk tidak ada lagi, dengan cara memberi penyuluhan pentingnya 1000 hari pertama dalam kehidupanuntuk membentuk manusia yang cerdas kepada masyarakat baik ibu hamil dan calon ibu hamil hingga kepelosok desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pertemuan ini merupakan momen yang tepat untuk menjalin silahturahmi, kemitraan untuk berbagai ilmu pengetahuan dalam bentuk kegiatan-kegiatan program pembangunan kesehatan terutama program gizi agar dapat bersinergi dan berkesinambungan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga ke puskesmas. serta adanya peran berbagai pihak terutama steakholder terkait dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat.

”Upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten lampung barat melalui dinas kesehatan dalam upaya perbaikan gizi diantaranya kegiatan pelacakan dan penanggulangan balita kurang energi protein (balita KEP) dan ibu hamil kurang energi kronis (bumil KEK), pelatihan kader keluarga sadar gizi (kadarzi), sosialisasi asi eksklusif, pemberian makanan tambahan pada balita (PMT balita) dan PMT pada ibu hamil. untuk meningkatkan perbaikan program gizi dimasa mendatang perlu adanya kegiatan yang mendukung diantaranya pertemuan advokasi peningkatan pencapaian program gizi di kabupaten lampung barat yang saat ini kita lakukan,” ujar dia.

Kegiatan tersebut menghadirkan nara sumber dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang diwakili oleh Kasubbid Penanggulangan Masalah Gizi Direktorat Gizi Masyarakat Dr. Marina Damayanti M.Km. Dia   memaparkan materi tentang strategi penyelamatan 1000 hari pertama dalam kehidupan.  (Syafril/Mar)