oleh

Pemprov Bentuk Tim Jejaring Keamanan Pangan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Untuk menghindari adanya pedagang nakal yang beberapa waktu lalu, menggunakan olahan daging babi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah membuat tim jejaring keamanan pangan guna mengantisipasi beredarnya makanan olahan daging babi ataupun yang bisa membahayakan kesehatan saat memasuki bulan Ramadhan maupun Idul Fitri.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia mengatakan, Surat Keputusan (SK) sudah ditandatangani oleh gubernur Lampung.

“Dalam waktu dekat tim ini akan mengadakan rapat untuk sidak, adapun anggota dari tim ini, seperti Badan Ketahanan Pangan, kepolisian, pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, bakorlu,” jelasnya, melalui telepon selulernya, Rabu (11/5/2016).

Tim Jejaring Ketahanan Pangan ini akan melakukan Sidak pada akhir bulan mendatang guna mengecek makanan berbahaya bagi kesehatan ataupun mengandung daging babi tanpa adanya keterangan.

Karena selama beberapa minggu lalu saat turun ke lapangan dalam aspek memberikan pembinaan ke para pedagang agar daging yang diharamkan dan non haram bagi umat muslim dipisahkan.

“Kalau daging babi, kodok ataupun segala macamnya dipisahkan dengan non haram dan harus ada labelnya. Selama sidak ke pasar saja juga belum pernah menemukan pedagang yang menjual daging sapi dicampur daging babi ataupun yang tidak berlabel,” terangnya.

Lebih lanjut Ferynia meyakini saat ini masyarakat Lampung juga lebih cenderung mengkonsumsi makanan berjenis ikan dibanding daging.

“Saya meyakini tingkat pembelian makanan untuk dikonsumsi masyarakat Lampung lebih tinggi di ikan dibanding daging,” ungkapnya.

Selama ini rumah makan sekarang kebanyakan halal untuk dikonsumsi, karena mayoritas masyarakat Bumi Ruwa Jurai umat muslim. Meskipun begitu, lanjut dia, masyarakat juga harus mewaspadai beberapa pedagang iseng yang memakai olahan daging babi.

“Apabila ada rumah makan yang tidak memberi keterangan memakai olahan daging babi, maka akan terkena sanksi tentang UU Perlindungan Konsumen,” tandasnya. (Fitri/JJ)