Harianpilar.com, Bandarlampung – Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek (RSUDAM), terus berbenah dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap para pasiennya. Termasuk terbuka dalam menerima masukan dan kritikan.
Kepala Sub Bagian Humas RSUDAM Akhmad Sapri mengatakan, untuk memperbaiki pelayanan kedepannya RSUDAM siap dikritis dan menerima saran dari masyarakat.
“Kita siap mendapat kritikan dari masyarakat bila masih mendapatkan pelayanan yang tidak baik, terutama untuk para pasien yang ada di kelas III yang selama ini banyak keluhan dari keluarga pasien,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/5/2016).
Dijelaskannya, ada beberapa kotak saran yang ditempatkan di ruangan tunggu maupun di ruang inap. Di mana baik keluarga pasien, maupun masyarakat bisa memasukkan surat saran mereka disana mereka bisa menuliskan apa saja kendala mereka apakah ada yang mendapatkan pelayanan buruk seperti; lamanya penanganan medis, adanya dokter atau perawat yang kurang ramah bisa ditulis dan kami akan kita tindak lanjutinya.
“Khususnya untuk pelayanan di Kelas III tidak ada perbedaan dalam pelayanan kesehatannya, yang beda hanya ruangannya saja, tapi kalau untuk obat-obatannya semua sama, nah ini yang akan lebih dibenahi jangan sampai ada perbedaan dalam pelayanannya, maka itu sangat perlu masukan dari pasien terutama keluarga pasien,” kata Akhmad.
Sebelumnya Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni mengatakan, saat ini menilai baik pelayanan RSUDAM. Alasannya, jumlah pasien yang berobat ke sana mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Adanya peningkatan jumlah pasien berartikan pelayanan RSUDAM menunjukkan perbaikan. Karena, tidak mungkin masyarakat mau berobat ke RSUDAM kalau mereka tak nyaman,” katanya.
Diharapkan masyarakat untuk maklum bila masih ada perawat di sana yang kurang ramah. Sebab, perawat dinilainya memiliki beban kerja yang tinggi. Sementara, penghargaan yang mereka terima belum seberapa.
“Mereka itu kan beban kerjanya banyak, dan biasanya pasien atau keluarga pasien juga sensitif dan mudah tersinggung, semua dilayani dan cepat selesai. Itulah mengapa tercipta suasana yang kurang nyaman di RSUDAM,” ujarnya. (Fitri/JJ)









