oleh

May Day, Tolak Kebijakan Politik Upah Murah

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ratusan buruh yang tergabung dalam serikat buruh Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL), menggelar longmarch mulai dari Masjid Al-Furqon menuju kantor gubernur Lampung, dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day), Senin(2/5/2016).

Dalam orasinya kordinator aksi Joko Purwanto menyatakan, memperingat hari buruh sedunia ini, buruh Lampung secara tegas menolak kebijakan politik upah murah dan menanyakan tentang adanya PHK sepihak kepada kaum buruh dan pungutan liar yang dilakukan perguruan tinggi Lampung.

“Kami menolak segala bentuk kebijakan pemerintah yang melanggengkan politik upah murah, dan bagai mana tanggapan pemerintah tentang adanya dua pekerja PT Nestle dan empat karyawan vendor PT PLN yang mengalami kasus PHK sepihak, juga soal pungutan liat dari Institut Agama Islam Negri Bandarlampung,” jelasnya.

Ia juga menggungkapkan bahwa ada beberapa vendor PT PLN belum mendapat surat ijin dari pemerintah.

“Bahkan kami menduga bahwa ada beberapa perusahan vendor PT PLN belum mengantongi ijin perusahaan dari dinas terkait, dengan kata lain ilegal, saya berharap agar meperintah dan kepolisian dapat memeriksa perusahaan-perusahaan yang menyeleweng dan tidak sesuai prosedur dan mengungkap kasus pungli dilingkungan perguruan tinggi lampung ,” ungkapnya

Terkait aksi tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan Rifki Wirawan dan Asisten IV Bidang Administrasi Umum Amar Toni Ahadis mengapresiasi peringatan May Day ini berlangsung damai.

“Terimakasih untuk kawan-kawan serikat dan teman-temam mahasiswa karna telah dengan tertib melakukan aksi dalam memperingati hari buruh sedunia dan hari pendidikan nasional , soal aspirasi kawan-kawan akan saya sampaikan. Maaf sebelumnya karna pak gubenur tidak berada disini karena beliau sedang tidak ada ditempat,” ujarnya

Aksi tersebut diikuti beberapa elemen serikat antara lain PPI, Konfederasi KASBI, Serikat Nelayan, LBH Bandarlampung diikuti juga serikat mahasiswa dari HMI Hukum Unila, Bem Hukum Unila, Bem Unila,UKM-SBI IAIN, Dema IAIN.

Kapolres Bandarlampung Kombes Hari Nugroho menjelaskan sebelumnya memang sudah ada tiga aksi memperingati May Day ini yaitu pada hari Minggu dilakukan pagi dan sore hari mereka bubar dengan tertib.

“Sebelumnya Kami dapat laporan akan ada tiga golongan aksi Minggu pukul 10.00 wib  sampai dengan kemudian 15.00wib sore dan mereka membubarkan diri dengan tertib dan tenang,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam aksi ini telah mempersiapkan personil untuk tim mediasi dibantu anggota Polantas dan beberapa backup dari Polda Lampung.

“Dalam aksi ini kami telah menurunkan 408 personil kepolisian serta Polwan untuk tim mediasi dibantu juga anggota lalulintas untuk mengamankan jalannya longmarch dan ada 2 kompi Direktorat Sabhara Polda Lampung dan 2 Kompi Satuan Brimob Polda lampung jikalau sewaktu-waktu masa makin banyak,” terangnya. (Tomi/Juanda)