oleh

Pedagang Sayuran Tewas Dibegal

Harianpilar.com, Tanggamus – Sukilah (45) yang kesehariannya diketahui sebagai pedagang sayur, ditemukan tewas di tepi jalan Raya Pekon Karang Sari, Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus pada Pukul 04.00 WIB pagi kemarin (25/4/2016). Sukilah tewas diduga dianiaya oleh sejumlah kawanan Begal, lantaran Motor jenis Revo yang digunakan berjualan miliknya raib.

Peristiwa menggemparkan itu dibenarkan oleh Kapolsek Pulaupanggung AKP A. Roni. Sayang, kapolsek menolak untuk memberikan keterangan lebih rinci terkait pembegalan yang menewaskan wanita asal Pekon Sidomulyo, Kecamatan Airnaningan tersebut. Roni hanya singkat mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan sejak pagi hari dan sedang menindaklanjutinya.

“Iya benar ada pembegalan di Karangsari tadi (kemarin) subuh. Korbannya seorang wanita, bernama Sukilah, warga Pekon Sidomulyo dan diduga dibunuh begal. Tapi maaf kami belum bisa beri keterangan lebih rinci, karena anggota masih olah tempat kejadian perkara (TKP),” singkat Roni kemarin.

Setelah konfirmasi ke pihak kepolisian menemui jalan buntu, konfirmasi dilanjutkan ke aparat pekon. Beruntung Kepala Pekon Karangsari, Wahid bersedia memberikan keterangan. Tidak seperti aparat kepolisian yang lebih memilih banyak bungkam. Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Wahid menyatakan, sebelum dibegal, korban yang merupakan pedagang sayuran sedang dalam perjalanan dari rumahnya menuju Pasar Talangpadang.

“‎Jarak rumah korban dengan lokasi pembegalan sebenarnya tidak jauh, hanya 3 kilometer (km). Korban memang sehari-harinya berkendara sepeda motor mengangkut barang dagangannya. Pada subuh dia mengambil sayuran di pasar untuk dijual di rumahnya. Biasanya korban berangkat belanja ke pasar dari rumah, paling pagi pukul 04.00 WIB dan telat-telatnya pukul 05.00 WIB. Ibu ini biasanya mengendarai sepeda motor,” ungkap kakon.

Kemarin pagi, lanjut Wahid, keluarga korban mengatakan bahwa Sukilah berangkat pada pukul 04.00 WIB dari rumah. Sama sekali tak ada yang menduga, bahwa nahas sudah menanti Sukilah di tengah perjalanan. Jasad wanita yang dikenal ramah itu, ditemukan tetangganya yang melintas di lokasi, saat hendak mengantarkan anak berangkat sekolah.

“Setelah warga berkerumun, jasad korban langsung dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Airnaningan untuk dilakukan visum et repertum (VeR). Dari hasil VeR yang dilakukan dr. Gede, ada luka memar bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala korban. Lalu di lokasi sekitar penemuan mayat, juga ditemukan sebatang balok kayu jati berukuran 80 cm. Diduga, itulah alat yang digunakan para begal untuk menghabisi nyawa Sukilah,” jelas Wahid.

Dia menambahkan, satu-satunya harta korban yang dirampas adalah sepeda motor Honda Revo. Sementara tas dan dompet korban, masih utuh berada di sekitar tubuh Sukilah. Pembegalan tragis ini, serta-merta mencoreng kondusivitas wilayah Kecamatan Airnaningan yang dikenal aman tiga tahun belakangan ini. (Ron)