Harianpilar.com, Lampung Selatan – Ibu hamil dan yang mempunyai anak dibawah umur lima tahun (Balita) akan mendapatkan dana program keluarga harapan (PKH) 2016 sebesar Rp1,2 juta. Jumlah ini naik ketimbang tahun lalu sebelumnya hanya mendapatkan Rp1 juta.
Tetapi, tidak semua ibu rumah tangga mendapatkan dana dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tersebut karena harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. Sebab dana tersebut, diperuntukan bagi keluarga yang benar-benar perekonomiannya sulit.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Paranwasa usai menghadiri peresmian bedah desa pesisir tahun 2016 di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (30/3/2016).
“Program ini berlaku untuk keluarga di seluruh Indonesia. Jadi yang menerima dana PKH bagi ibu-ibu dilihat dari sisi kondisionalitas yang harus dipenuhi, seperti ibu keluarga sangat miskin (KSM) dan mempunyai balita. melalui proses itulah bisa diregistrasikan,” kata Khofifah.
Dalam penyaluran dana tersebut agar tepat sasaran, dirinya meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) agar dilakukan penyisiran atau pendataan bagi penerima yang benar-benar membutuhkan dana tersebut. “Dibulan Juni 2016 nanti, akan ada penambahan Rp2.5 juta bagi KMS yang mendapatkan suport program PKH. Kemudian, bagi teman-teman media untuk membantu mengawasi program ini,” lanjutnya.
Lebih jauh dirinya mengungkapkan, selain penerimaan PKH bagi ibu hamil, ada PKH lainnya, yaitu yang mempunyai anak usia sekolah dasar (SD) mendapatkan Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, SMA dan sederajat mendapat Rp1 juta. Dana PKH tahap pertama itu akan dibagikan Maret 2016.
“Sekarang ini yang ‘existing’ (ada) sebanyak 3,5 juta orang, sehingga jika ditambah 2,5 juta, ada 6 juta penerima PKH pada 2016. Insya Allah, Maret mulai cair dananya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, penambahan tersebut berasal dari data orang dengan kecacatan berat (ODKB) yang berjumlah 163.000 di seluruh Indonesia. Selain itu, juga terdapat penerima dari lansia berusia 70 tahun ke atas, yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
“Total anggaran untuk PKH 2016 adalah Rp3,15 triliun yang diberikan untuk seluruh penerima PKH di Indonesia,” pungkasnya. (Saiful/Mar)









