oleh

DKP Bantah Pembangunan TPI Kurang Maksimal

Harianpilar.com, Tanggamus – Menanggapi keluhan para pedagang ikan di lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus yang menolak pindah ke lokasi pasar ikan yang telah dibangun tahun 2014.

Pambangunan pasar tersebut mengunakan dana alokasi khusu (DAK) dan dana shering tahun 2014 yang lalu, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Tanggamus mengklaim bahwa pihaknya sudah maksimal dalam pekerjaan pembangunannya.

DKP Kabupaten Tanggamus melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan,Anung Sukoco, S.Sos, mewakili Kepala DKP Kabupaten Ir. Shofwan mengatakan bahwa permasalahan tersebut sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan, karena semua yang menjadi tuntutan para pedagang sudah dipenuhi, tapi entah mengapa para pedagang tersebut belum mau pindah ke lokasi pasar ikan yang telah disiapkan. Pihaknya mengaku telah menuruti semua permintaan para pedagang, baik segi sarana dan prasarananya. “Kami sudah berupaya maksimal untuk mengupayakan agar para pedagang pindah ke tempat yang telah disediakan, air sudah kami sediakan, mereka meminta box penyimpanan ikan telah kami sosialisasikan, tapi entah kenapa mereka masih belum mau pindah kelokasi tersebut,” kata dia, Senin (29/2/2016).

Selanjutnya Anung juga menyampaikan bahwa dari awal pihaknya sudah berkoordinasi dengan ketua TPI dan pihak-pihak terkait mengenai tempat dan rencana pemindahan lokasi para pedagang ikan dari tempat sebelumnya ketempat yang telah disiapkan dan dibangun oleh Pemkab Tanggamus, tetapi sampai saat ini para pedagang masih enggan meninggalkan lokasi mereka sebelumnya dan pindah kelokasi pasar ikan tersebut.

Mengenai langkah selanjutnya pihak DKP Kabupaten Tanggamus menurut Anung Sukoca menjelaskan bahwa mereka akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Dinas langkah apa yang akan mereka ambil agar supaya permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan. “Kami akan berkoordinasi dulu dengan Kadis langkah terakhir apa yang akan diambil untuk mengatasi hal tersebut,mungkin kita akan bermusyawarah dengan duduk dan membahas apa saja yang masih menjadi kendala sehingga mereka mau pindah,pokoknya nanti kami akan rapat kan dulu untuk langkah selanjutnya,” ujar dia. (Agus/Ron)