oleh

4,7 Ton Ikan Kerambah Way Rarem Mati Mendadak

Harianpilar.com, Lampung Utara – Ratusan ribu ikan mati mendadak di kerambah apaung Way Rarem Abung Pekurun, Kabupaten  Lampung Utara (Lampura). Entah apa yang menyebabkan ratusan ikan mati.

Menurut Dikha, warga setempat dirinya diberitahu oleh salah seorang penjaga kerambah pada pukul 3.00 WIB, kemarin (24/1/2016). Dalam laporannya petugas menyatakan ikanya banyak yang mati terapung. Mendengar laporan tersebut dirinya langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Kontan saja dia kaget begitu sampai di lokasi melihat di beberapa plong kerambah miliknya, ikan padamati. “Saya tidak tahu apa yang menyebabkan ikan pada mati,” katanya.

Dia menuturkan, ikan yang mati belum layah untuk dijual. Jadi para petani merasa dirugikan dengan kejadian tersebut. “Kalau di nominalkan kerugian mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta dengan jumlah ikan yang mati mencapai 4,7 ton,” ujar Dikha.

Dia mengharapkan  Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perikanan dapat turun dan melihat langsung penyebab kematian ikan kami,” tegas Dikha.

Ditemui di ruangan kerjanya Kabid Pengawasan Perikanan, Senin (25/1/2016) Iswani Hendri menjelaskan pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kejadian tersebut. Tujuannya untuk mencari tahu penyebab kematian ikan dan mengecek kadar air di karenakan 2-3 hari kemarin hujan yang turun di Kabupaten Lampura begitu deras. Kemungkinan besar ikan itu mati dikarenakan upfloing, pengadukan dasar lumpur yang naik kepermukaan menyebabkan air keruh dengan unsur hara yang berlebihan, sehingga menggagau kehidupan ikan. (Iswant/Yoan/Mar)