oleh

Oknum Kepala SDN di Natar Diduga Sering Dugem

Harianpilar.com, Natar – Oknum Kepala SDN 7 Desa Merak Bain, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, MN (58) diduga sering dugem di salah satu kafe di bilangan PKOR Way Halim, Bandarlampung. Kegiatan tersebut diperkirakan berjalan sudah cukup lama.

Menurut keterangan beberapa nara sumber di lokasi kafe tersebut mengungkapkan bahwa MN, memang sering berkunjung kafe tersebut dengan mengendarai mobil warna hitam BE-130-DS. Biasanya MN tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB. Setibanya di kafe, MN mengambil tempat duduk yang masih kosong. Lalu memesan minuman jenis bear. Dia didampingi salah seorang teman wanitanya Jmtn, yang juga pemilik kafe. Sambil mendengarkan lantunan lagu yang dikumandangkan para pengunjung dan wanita yang ada di kafe tersebut, MN menikmati minuman yang dipesan.

MN pun mendapat giliran menyanyikan beberapa lagu kesayangannya bersama teman wanitanya. Biasanya, kata dia MN berkunjung ke kafe tersebut cukup lama, hingga pagi hari. “MN memang sering ke kafe ini, kecuali malam Senin dan malam Jumat,” ujar salah seorang di kafe milik Jmtn.

Menurut sumber lainnya, dalam selamam MN bisa menghabiskan uang ratusan ribu. Untuk satu botol minuman jenis bear harganya cukup mahal, terlebih di kafe harganya bisa dua kali lipat. Belum lagi memberi uang tips kepada teman wanitanya. “Pokoknya dalam semalam bisa menghabisan uang antara Rp300 hingga Rp500 ratu ribu,” katanya.

Berdasarkan, pantauan, MN memarkirkan mobilnya di beberapa tempat. Padahal, tempat parkir persis di depan kafe biasa MN berunjung lokasinya cukup luas. Dengan berpakaian kaos warga putih belang hitam (gelap), MM duduk berduaan dengan teman wanitanya Jmtn.

Ketika dikonfirmai ke SDN 7 Merak Batin, pada Sabtu (23/1/2016) MN tidak ada ditempat. Suci Romadona, salah seorang pegawai bagian operator sekolah mengatakan kepala SDN 2 Merak Batin MN, sedang tugas luar.  Namun sayangnya dia tidak mengetahui secara pasti kemana MN dinas luarnya. “Bapak sedang keluar,” kata dia sambil menyuguhkan buku tamu.

Dihubungi melalui telepon selulernya pada Minggu (24) sekitar pukul 14.26 WIB, dalam keadaan aktif, tapi tidak menjawab. (Maryadi)