oleh

Lambar Darurat DBD, 2 Meninggal Dunia

Harianpilar.com, Lampung Barat – Selama musim penghujan satu bulan ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai merebak di Kabupaten Lampung Barat. Sedikitnya ada 10 kasus yang tercatat pada Januari 2016 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liwa.

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegipty itu, tidak hanya menyerang anak-anak, melainkan juga orang dewasa.

“Untuk buLan Januari ini saja sudah lebih dari 10 kasus,” ujar salah seorang petugas Unit Gawat Darurat RSUD Liwa, Selasa (19/1/2015).

Berdasarkan pantauan Harian Pilar di lapangan, sejak dua pekan terakhir sedikitnya terdapat empat kasus DBD dan dua di antaranya meninggal dunia.

Anggota DPRD Lambar, Sobriansyah, meminta agar Dinas Kesehatan setempat memiliki tindakan yang nyata untuk menanggulangi kasus tersebut.

Politisi PDIP mengatakan, kasus DBD saat ini sudah mulai merebak di daerah Lambar. Menurutnya, kasus DBD di Lambar saat ini sudah menjadi kejadian luar biasa dan harus segera disikapi dengan nyata.

“Kalau (Dinkes) hanya buat-buat banner saja, itu bukan tindakan nyata. Korbannya sudah terlalu banyak,” kata dia.

Ia mengimbau boleh saja, akan tetapi harus dibarengi dengan tindajan nyata, salah satunya dengan melakukan pengasapan yang kerap dikenal dengan istilah fogging.

Ungkapan senada diaampaikan Ketua DORS Lambar, Esi Novial, S.Kom. Menurutnya, atas kejadian ini hendaknya Dinas Kesehatan bergerak cepat ke tirik-titik yang dianggap menjadi sumber penyakit DBD itu sendiri.

“Dinas harus melakukan observasi terkait masalah ini. Tindakan yang tercepat adalah melakukan fooging di daerah tempat tinggal pasien yang terkena DBD,” pungkasnya. (Doni/JJ)