oleh

Tanggamus Miliki Dua KSB

Harianpilar.com, Tanggamus – Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) belum lama ini meresmikan Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus, sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB).

Menurut Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Tanggamus Drs. Sabaruddin, sebelum peresmian KSB Sukaraja, Semaka. Kemensos RI juga lebih dulu meresmikan Pekon Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak sebagai KSB. Jadi, Kabupaten ini sudah memiliki dua KSB. Dimana pembentukan KSB ini merupakan usulan dari Pemkab Tanggamus kepada Kementerian.

Adapun pengertian dari KSB ini sendiri adalah, suatu penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dibawahi oleh Kemensos bersama sama dengan masyarakat untuk mewadahi kegiatan penanggulangan bencana yang dilakukan oleh masyarakat. Dan memang KSB ini dibentuk di daerah yang masuk dalam katagori rawan bencana alam. Akan tetapi dalam tugasnya nanti, bukan hanya bencana alam saja, tapi non alam pun menjadi tugasnya.

“Pekon yang telah di resmikan menjadi KSB memiliki peranan penting dalam hal penanggulangan bencana. Yang mana penerapan penanggulangan bencana bukan hanya di wilayahnya saja, akan tetapi bila mana terjadi musibah bencana alam atau pun non alam di pekon tetangga, maka itu pun menjadi tugasnya (KSB). Jadi tidak stagnand di wilayah KSB saja,” ujar Sabarudin, Senin (7/12/2015).

Sabarudin mengatakan, KSB sendiri memang sudah seyogyanya ada di Kabupaten yang memiliki julukan Bumi Begawi Jejama ini. Pasalnya, Tanggamus merupakan daerah dengan geografis wilayah lebih didominasi oleh pegunungan dan dikelilingi oleh laut selat semaka. Dan berdasarkan data dari BPBD setempat, Tanggamus memang Kabupaten yang memiliki daerah potensi rawan bencana alam, seperti puting beliung, tanah longsor, banjir bandang dan gelombang pasang laut. (Imron/JJ)