oleh

Komplotan Begal Beraksi di Jalintim, Satu Pemuda Kritis

Harianpilar.com, Tulang Bawang – Komplotan pembegal beraksi di Jalintim Desa Kahuripan, Kecamatan Banjarbaru, Kabupaten Tulangbawang. Pelaku merampas satu unit sepeda motor, satu ponsel, dan uang Rp500 ribu. Dan satu remaja bernama Febri (19), kritis, akibat luka sabetan senjata tajam. Sementara rekannya Yola (19) selamat.

Febri mengalami luka pada bagian tangan, punggung, serta dada, dan langsung dilarikan warga sekitar ke Rumah Sakit Mutiara Bunda. Kepada wartawan, Febri menceritakan sebelum dibegal, dia berangkat dari rumahnya bersama Yola hendak pergi ke rumah rekannya yang berada di Kecamatan Banjaragung, Minggu (25/10/2015), pukul 18.00. Akan tetapi di tengah perjalanan, ada dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor, memberhentikan kendaraan korban sambil menodongkan senjata api dan senjata tajam jenis badik. “Di tengah perjalanan, ada dua orang tidak di kenal memaksa memberhentikan kendaraan saya dengan menodongkan senjata dan badik ke kepala kami, dan kami langsung berhenti,” ujarnya.

Setelah berhenti pelaku berusaha mengambil paksa sepeda motor, namun Febri melawan dan berusaha mempertahankan motornya. Akibatnya Febri terkena tiga tusukan dan terjatuh. Lalu pelaku merampas sepeda motor, uang Rp500 ribu, dan ponsel korban. “Setelah saya berhenti, orang itu memaksa mengambil motor, lalu saya melawan hingga terjadi perkelahian. Pertama tangan saya terkena tusuk, kedua punggung, dan ketiga dada saya, dan di situ saya langsung jatuh, tidak sadarkan diri lagi,” kata Febri, di rumah sakit.

Yola (19) menambahkan melihat Febri ditusuk, ia langsung berlari sambil teriak meminta tolong. “Setelah saya lihat Febri ditusuk, saya langsung berlari sambil berteriak, tolong-tolong ada begal. Lalu beberapa warga datang, dan para pelaku sudah kabur. Dan saya bersama warga langsung membawa rekan saya ke rumah sakit dan tiba di sana sekitar pukul 18.30,” kata Yola. Kasus tersebut kini ditangani Polres Tulang Bawang. (nt/lp/joe)