Harianpilar.com, Tanggamus – Satuan Lalulintas Polres Tanggamus menggelar operasi khusus lalulintas bersandikan ‘Operasi Zebra Krakatau 2015’. Para pengendara yang melanggar tata-tertib berlalulintas menjadi sasaran operasi yang digelar selama 14 hari, mulai Kamis (22/10/2015) hingga 4 November 2015.
Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Hendra Gunawan mengatakan, sejak operasi dimulai hingga Sabtu (24/10/2015) satlantas sudah melakukan 345 tindakan tilang dan 87 teguran. Sasaran operasi adalah roda empat angkutan umum dan pribadi serta motor yang melakukan pelanggaran lalulintas.
Pelanggaran yang ditemui pun beragam, mulai dari kurangnya kelengkapan surat-surat, tidak mengenakan helm, melawan arus, parkir di sembarang tempat, tidak menyalakan lampu utama, menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat bagi kendaraan umum, dan pelanggaran lain-lain. “Dalam operasi ini, kami (polisi) mengedepankan tindakan represif, yakni memberikan tilang bagi pengendara yang melanggar aturan lalulintas. Sedangkan tindakan teguran masih kita berikan, untuk pelanggaran yang tidak berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tetapi kalau pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan diri pengendara sendiri maupun orang lain, maka kita tindak tegas,” ungkap Hendra, Minggu (25/10/2015).
Untuk wilayah hukum Tanggamus dan Pringsewu, lanjut Hendra, dominasi pelanggaran dilakukan oleh para pengendara sepeda motor. Yaitu kurangnya kelengkapan surat-surat saat berkendara dan pelanggaran karena tidak memakai helm. Menurutnya, pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm merupakan pelanggaran fatal. Sebab jika terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas), bisa sangat membahayakan keselamatan pengendara.
Tak semata-mata memberikan tindakan tilang dan teguran, Sat Lantas Polres Tanggamus melalui para polwan dan personel lantas lainnya, juga mensosialisasikan cara menggunakan helm yang baik dan benar pada pengendara sepeda motor. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (24/10) lalu di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) perempatan lampu merah Ir. Hi. Juanda, Kotaagung. Sosialisasi tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengguna sepeda motor untuk mengenakan helm dengan baik dan benar. “Dalam giat Ops Zebra ini, sejak awal kami juga sudah berkoordinasi dengan Kodim 0424 Tanggamus. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jika saat kami melakukan razia, kedapatan ada oknum TNI yang melanggar. Kami imbau kepada seluruh masyarakat Tanggamus dan Pringsewu, untuk selalu mematuhi aturan saat mengendarai roda empat maupun dua di jalan raya dan menjadi pelopor keselamatan berlalulintas,” pungkas Hendra. (imron/joe)









