Harianpilar.com, Mesuji – Bupati Mesuji Khamami akhirnya memutuskan untuk mengadukan ke Polisi pihak-pihak yang selama ini dianggap telah melecehkan kewibawaan Pemkab Mesuji dan penyebarkan isu-isu yang dapat mengganggu perjalanan roda pembangunan di masyarakat.
Khamami, mengatakan selama ini, dirinya banyak berdiam diri menahan setiap serangan serangan yang sejatinya memojokkan dirinya selaku bupati Mesuji. “Diam, tentunya kita berharap pihak-pihak tertentu untuk mawas diri dari kesalahannya akan tetapi semakin menjadi-jadi untuk berusaha membuat masyarakat krisis kepercayaan kepada pemkab dan bupati Mesujinya. Ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menyebar fitnah ke masyarakat dan mereka ini ada yang dari LSM dan ada beberapa diantaranya mereka yang menokohkan dirinya ditengah masyarakat. Intinya mereka yang kurang puas dengan saya sehingga membuat ulah akan tetapi mereka tidak menyadari bahwa prilaku mereka itu berimbas ke masyarakat,” ujar Khamami.
Menurutnya, dalam pengaduannya ke Kepolisian akan didampingi oleh pengacara yang telah di tunjuk Pemkab Mesuji. “Saya tidak akan main-main dalam hal ini artinya ini bukan suatu gertakan saja kepada mereka-mereka itu para LSM dan orang-orang tersebut harus merasakan juga bagaimana kalau dilaporkan,” ujarnya.
Informasi dilapangan memang banyak isu-isu yang tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya terjadi, seperti isu bupati mesuji disebut ‘goblok’ dan untuk itu khamami sekolah lagi ke Jakarta padahal sejati Bupati ini mengikuti pendidikkan Lemhanas. Selain itu ada isu yang berkembang bahwa Bupati telah di periksa pihak KPK padahal kenyataan itu tidak ada. “Nah itu bagian dari isu kecil yang di lontarkan secara langsung ke masyarakat oleh mereka-mereka yang akan saya adukan tadi. Ada juga Lsm yang akan kita adukan terkait kelakuannya selama ini Pemkab Mesuji atau mereka yang telah menghambat proses pembangunan,” ucap Khamami.
Terpisah beberapa kepala desa menyatakan mendukung apa yang akan di lakukan oleh Bupati Mesuji dengan alasan bahwa akibat pengaduan yang tidak terbukti tersebut banyak kegiatan pembangunan didesa yang terhambat. “Saya sangat setuju dengan apa yang akan dilakukan oleh bupati, laporkan saja mereka ke polisi karena mereka telah menyengsarakan masyarakat banyak. Semua lini jaringan untuk mendukung proses pembangunan terhambat bahkan terhenti sampai hari ini,” ungkap Atet Kepala Desa Panggung Jaya.
Menurut Atet, apabila bulan-bulan lalu itu tidak ada pengaduan masyarakat dan LSM ke pihak kepolisian mungkin saja hasil panen petani akan jauh lebih baik dari sekarang. “Betapa tidak saat itu dinas pertanian dan dinas PU sedang giat-giatnya membantu petani dalam hal kekeringan lahan pertanian tiba-tiba seluruh operator dan alat berat menghentikan kegiatan dengan alasan yang sepele saja. Mereka merasa kerja keras yang selama ini telah dilaksanakan hanya dianggap oleh sebagian kalangan tidak ada manfaatnya sama sekali dan di isukan hanya menghambur-hamburkan anggaran Pemda,” kata Atet.
Saat di desak awak media terkait siapa saja tokoh masyarakat dan ormas LSM yang akan di adukan oleh Bupati Mesuji ini Ke Aparat Kepolisian, Khamami hanya tersenyum. “Tunggu saja tanggal tayangnya, sesegera mungkinlah,” katanya. (Sandri/joe)









