Harianpilar.com, Mesuji – Instruksi pemerintah agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (E PUPNS) sepertinya cukup memberatkan. Hal ini disebabkan lantaran banyaknya PNS yang masih gagap teknologi (Gaptek).
Namun, hal ini justru menjadi pundi-pundi uang bagi sebagian kalangan. Munculnya instruksi E PUPNS ternyata membuat jasa layanan registrasi E PUPNS menjamur. Tidak hanya layanan warung internet (warnet), jasa fotokopy yang pegawainya mempuni untuk menjelajah internet pun turut membuka jasa registrasi E PUPNS.
“Alhamdulillah, bisa nambah-nambah penghasilan dari usaha yang saya buka ini,” ujar salah satu pemilik jasa fotocopy yang enggan disebut namanya.
Bila sedang beruntung, berlasan PNS datang meminta bantuannya untuk melakukan registrasi E PUPNS. Sayang, dia enggan menyebut berapa biaya per registrasi E PUPNS. ” lumayan lah mas untuk tambahan penghasilan di luar fotocopy,” jawabnya ketika ditanya tarif per registrasi E PUPNS.
Sejatinya, Bupati Mesuji Khamami sudah kerap kali menyentil para pegawai pemerintah kabupaten (pemkab) Mesuji yang hingga saat ini masih banyak yang gaptek. Khamami menegaskan, fungsi teknologi internet saat ini sangat penting untuk membantu menjalankan roda pemerintahan.
Untuk itu, mantan anggota DPRD Lampung ini memerintahkan agar jajarannya tidak ada yang gaptek. Pria yang hobi bercengkrama langsung dengan masyarakat itu menginginkan seluruh jajaranya melek teknologi.
“Mulai dari pejabat hingga staf biasa di Mesuji kudu pinter dengan teknologi saat ini. Kalau itu sudah, mari kita lebih produkif. Jangan gaptek. Kalau tidak paham, bertanya,” tandasnya.
Sementara itu salah satu PNS yang enggan di korankan namanya menyakal bahwa dirinya tidaklah Gaptek (Gagap Teknologi), melainkan berbagi waktu dengan kesibukan yang ada. Terpaksa mereka menggunakan Warnet maupun Jasa Pengetikan yang menyediakan fasilitas Internet.
“Bukan Gaptek (Gagap Teknologi) tapi kami berbagi waktu dengan pekerjaan yang ada. Karena pekerjaan saya sedang menumpuk jadi kami menggunakan jasa mereka,” singkatnya. (Sandri/JJ)









