oleh

November, Tulung Lango Aman Nikmati Listrik

Harianpilar.com, Tanggamus – Perusahaan Listrik Negara (PLN) ranting Kota Agung merealisasikan pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV beserta gardu travo tambahannya, untuk wilayah Pedukuhan Tulung Lango, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.
Realisasi pembangunan SUTM 20 kV beserta gardunya yang saat ini sedang berjalan, merupakan bentuk tindak lanjut serta perhatian PT PLN Ranting Kota Agung kepada konsumennya di wilayah tersebut, yang selama ini mengeluhkan dropnya tegangan listrik mereka.

Manager PLN Ranting Kota Agung Hendri Donald Silaen, mengatakan pengerjaan pembangunan SUTM 20 kV tersebut ditargetkan pada bulan November 2015 mendatang sudah selesai dan masyarakat setempat sudah menikmati tegangan listrik yang normal. “Memang saat ini jaringan di Tulung Lango masih menggunakan kabel kekuatan tegangan 340 volt, yaitu, seperti yang kita lihat, kabel terbungkus warna hitam itu, nah kabel tersebut kita ganti dengan SUTM 20 kV, yaitu langsung kabel telanjang, maka nya perlu gardu trafo disitu, adapun pembangunan gardu trafo berada Pekon Campang Tiga, jadi bentang jaringan SUTM dari arah Jalan Way Som, terus ke gardu yang dibangun di Campang Tiga,” katanya, Rabu (16/9/2015).

Hendri Donald Silaen menyebutkan, saat ini banyak pertanyaan dari warga yang lahannya terkena pemasangan tiang pancang, warga ini menanyakan apakah ada ganti rugi, terkait pemangkasan tanam tumbuh. Terkait hal tersebut berdasarkan aturan pada PLN, memang tidak ada bentuk ganti rugi karena yang dibangun jaringan SUTM 20 kV. “Memang aturan tidak ada yang namanya ganti rugi jaringan 20kV, kalau ada pasti kami berikan, sebenarnya hal ini juga sudah kami sosialisasikan kepada warga yang akn dilalui jaringan ini, dan warga sudah mengerti itu,” ujarnya.

Hendri Donald Silaen menambahkan, bahwa ada komitmen antara pihak PLN Kota Agung dengan konsumen setempat sebelum pembangunan, adapun isi komitmen saat itu, PLN akan segera realisasikan pembangunan jaringan dan gardu trafo untuk menormalkan tegangan listrik, dan konsumen juga berkomitmen akan mengganti sistem pembayaran dari kWh meter paska bayar, menjadi kWh pra bayar atau sistem pulsa. “Nah PLN kan sudah memenuhi komitmennya dengan membangun jaringan beserta gardu trafo, ya tentunya masyarakat juga harus memenuhi komitmennya, namun sudah 2 kali, Saya ke Pedukuhan tersebut, untuk menanyakan komitmen mereka selalu gagal, karena banyak yang tidak datang saat pertemuan,” imbuhnya.

Sementara itu Andi tokoh pemuda Tulung Lango didampingi Kepala Pedukuhan Tulung Lango Sudaryo, sangat berterimah kasih atas di realisasikannya pembangunan jaringan SUTM 20 kV dan gardu tersebut, dan mereka tentunya akan mendukung serta mempermudah pembangunan pihak PLN. “Memang ada warga kami yang lahannya dipakai untuk tiang jaringan bertanya apakah ada ganti rugi pemangkasan tanam tumbuh, namun jika memang aturannya tidak ada, kami akan jelaskan, terus terkait komitmen untuk pindah ke KwH, memang benar sebelumnya ada komitmen tersebut dan semua setuju, terkait komitmen ini juga akan kami laksanakan, namun warga menunggu setelah jaringan usai dibangun saja,” katanya. (imron/joe)