oleh

Zaini Nurman: Budaya Berkonstitusi Diperlukan Dalam Konteks Politik

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pentingnya UUN NRI Tahun 1945, budaya berkonstitusi yakni taat aturan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini sangat diperlukan terutama dalam konteks politik, misalnya dalam pelaksanaan pemilu, baik pemilu legislatif, pemilu presiden dan wakil presiden, maupun Pemilukada.

Demikian disampaikan Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Lampung Zaini Nurman, saat ditemui di ruang rapat asisten, Rabu (9/9/2015).

Menurut Zaini, setiap warga negara dituntut memiliki pemahaman, persepsi dan sikap yang sama terhadap  Pancasila. Yakni kedudukan, peranan dan fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dijelaskanya, Pancasila harus tetap menjadi dasar dari penuntasan persoalan kebangsaan yang komplek. Apalagi saat ini  di era globalisasi yang berpotensi disintegrasi dan degregasi sosial.

“Untuk itu diperlukan pendekatan yang lebih konseptual, komprehensif, konsisten, integratif, sederhana dan relevan dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara,” kata Zaini.

Lebih lanjut mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung itu, UUD NRI tahun 1945 merupakan pedoman dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sehingga  budaya sadar konstitusi perlu dikembangkan.

Agar seluruh komponen bangsa memahami norma-norma dasar dalam konstitusi dan menerapkannya dalam wujud sikap positif terhadap pelaksanaan UUN NRI Tahun 1945. Budaya berkonstitusi yakni taat aturan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini sangat diperlukan teruatam dalam konteks politik, misalnya dalam pelaksanaan pemilu, baik pemilu legislatif, pemilu presiden dan wakil presiden, maupun pemilukada.

“Tanpa adanya sikap positif terhadap nilai-nilai konstitusi UUD RI tahun 1945, dapat tergelincir ke dalam konflik yang justru merugikan masyarakat serta kepentingan bangsa dan Negara,” ujar Zaini Nurman. (Fitri/JJ)