Harianpilar.com, Pesawaran – Masyarakat Kecamatan Teluk Pandan Desa Hanura kecewa atas pelayanan administrasi Desa gratis yang dijanjikan Bupati Pesawaran, Aries Sandi Darma Putra. Janji gratis untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pelayanan masyarakat itu hanya isapan jempol. Pasalnyayang Disdukcapil masih melakukan pungutan dana dengan dalih biaya administrasi bersifat sukarela.
Dian, warga Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, mengaku kecewa dengan janji janji bupati, bahkan janji janji itu tertulis dibanyak baleho dan banner di seluruh Pesawaran. “Sebenarnya bukan nilai uangnya mas, cuma untuk apa itu banyak di plang bupati mengatakan gratis, kalau kenyataannya gak sesuai, berarti bacaan yang ada gambar bupati (Aries Sandi red) ini bohong,” Kata Dian, kepada harian pilar.
Menurut Dian, meski sudah diminta uang, lanjut Dian, Disdukcapil tidak memberikan pelayanan baik terhadap warga. “Saya dating jauh jauh karena ada dua keperluan. Jarak saya tempuh 12 kilo meter ke kantor Disdukcapil dari Desa Hanura.” Katanya.
Pertama katanya, dirinya melegalisir KK untuk keperluan daftar kepolisian, kedua guna memperbaiki KK yang sebelumnya ada kesalahan, sebab ungkapnya, KK yang dicetak pihak Disdukcapil sebelumnya tidak memasukan data dua nama keluarganya. ”Copot saja itu plang, lagunya aja geratis. Saya sudah nunggu dari jam 11 sampai jam 3 (15.00 wib) KK belum jadi juga, saya disuruh pulang datang besok lagi. Dan kata pegawai didalam, operator yang ngurus KK sudah pulang, memang jam kerja Pemda pesawaran ini hanya sampai jam 3 apa ya,” kata Dian, kesal.
Dian, menegaskan tidak menutup kemungkinan kejadian ini tidak hanya terjadi pada dirinya saja, Dian yakin hal serupa juga terjadi pada warga lain, “Mereka ini kan bekerja untuk melayani masyarakat, ya harusnya bekerjalah sesuai aturan, ok, kalau soal uang mungkin mereka (Disdukcapil) cari seseran walaupun ini sebenarnya tidak benar, tapi masa pelayanan untuk masyarakat pesawaran juga anjlok, saya kan jauh (tempat tinggal), kalau begitu saya harus bolak balik hanya untuk ngurus KK, apa iya seburuk ini pelayanan Pemda untuk masyarakat di Pesawaran ini” sindirnya. (Fahmi/*)









