Harianpilar.com, Pesawaran – Masyarakat Kabupaten Pesawaran dan sejumlah pengemudi kendaraan mengeluhkan kondisi BBM Jenis Premium dan Solar di SPBU Taman Sari, Jalan A Yani, Kecamatan Gedongtaan, Pesawaran yang kerap habis.
Ada dugaan, oknum petugas SPBU Taman Sari menjual BBM ke perusahaan swasta (non subsidi-red)
“Saat saya akan membeli bbm jenis premium di SPBU Taman Sari sekitar pkl 11.00 wib hari Kamis siang, BBM jenis bensin dan solar habis,” ujar Udin, salah seorang pengemudi kendaraan roda empat, belum lama ini.
Tak hanya itu saja, Udin juga pernah melihat aktifitas SPBU Taman Sari nampak bekerja pada malam hari.
“Ada beberapa tengki warna biru dan mobil truck yang bermuatan tengki keluar dari SPBU Taman Sari,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, diduga oknum petugas pertamina yang sengaja menjual atau (ngecor-redd) BBM pada malam hari.
“Secara pasti kita tidak seberapa memahami, yang jelas saya liat dengan mata telanjang beberapa mobil tangki warna biru dan mobil truck yang di dalam bak mobil truck terdapat/ada tangki yang bermuatan 5000 liter,” ujar Sumber koran ini.
Diduga adanya aktivitas pengecoran BBM di SPBU Taman Sari seminggu 2-3 kali.
“Biasanya dilakukan pada Rabu malam Kamis dan malam Minggu dini hari ada beberapa truck/tangki yang bertuliskan air mineral keluar dari dalam SPBU,” ungkapnya, seraya menambahkan diduga kuat mobil yang dimaksut bermuatan BBM yang hendak dijual ke perusahaan swasta.
Terkait hal itu, warga meminta pihak berwajib untuk segera melakukan pengawasan terhadap SPBU Taman Sari.
“Kami berharap pada pertamina dan aparat kepolisian juga pemkab dapat seceptnya menindak lanjuti dan melakukan pengintaian pada malam hari. Dan kami berharap bila terbukti dapatlah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan bila perlu ditangkap oknum petugas pertamina yang nakal,” harap warga.
Tak hanya pengemudi dan masyarakat pesawaRan saja yang mengeluhkan seringnya habis pasokan bbm jenis solar dan premium di pertamina di SPBU Taman Sari tersebut, di mana dukungan dari berbagai element lembaga swadaya masyarakat dan organisasi masyarakat adanya dugaan atau laporan masyarakat tentang dugaan adanya penyalah gunaan bantuan pemerintah pusat kepada rakyat dapat secepatnya ditindak lanjuti.
“Kami mendukung aparat kepolisian dan pemkab pesawaran melakukan pengecekan keluar masuk nya bbm jenis solar dan premium. Dan bila tidak sesuai dengan kebutuhan pengendara yang digunakan masyarakat dapat kiranya mengambil sikap tegas,”ujar oleh salah seorang ketua Ormas di Pesawaran.
Sementara itu, pihak pertamina taman sari hingga berita ini diturunkan belum dapat dimintai keterangan. (Agp/Fahmi/JJ)









