oleh

Polda Mulai Petakan Jalur Mudik

Harianpilar.com, Bandarlampung – Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Direktorat Lalu Lantas (Dirlantas) Polda Lampung telah menyiapkan operasi patuh, guna mengantisipasi kemacetan dan laka lantas. Sedikitnya 690 personil akan ditempatkan di beberapa pos dan menjelang H-10.

“Bila operasi patuh berjalan baik maka itu bisa kita jadikan referensi operasi ketupat nanti, jadi kita bisa memetakan lokasi jalur alternatif, dan jalur mudik sehingga dapat segea menentukan dimana kami akan menentukan posisi pos pos keamanan nanti. Sudah bisa berikan akses jalur alternatif mudik mulai dari Bakauheni hingga lintas timur,” ungkap Direktur Lalu Lintas Kombespol Samsu R Darusalam, Selasa (26/5/2015).

Dijelaskan Dirlantas, diawali dengan kegiatan Operasi Patuh Cipta Kondisi yang mulai dilaksanakan bulan ini akan menjadi referensi operasi ketupat guna persiapan pengamanan jalan jalan yang macet, tempat wisata, jalur jalur mudik dan jalur alternatif.

Menurutnya, operasi ini sifatnya guna memeriksa kelengkapan kendaran baik angkutan penumpang maupun sembako, di antara kelengkapan yang dimaksud yakni oknum sopir yang tidak memiliki SIM, uji kesehatan, kemudian menindak beberapa angkutan lebaran yang kurang memenuhi syarat baik kelayakan kendaraan Ijin trayek, uji kir dan lainya.

“Uji kelayakan kita terapkan dan wajibkan bagi setiap kendaraan angkutan, selain itu untuk para pelalu lintas nantinya kami jamin menjelang H-10 jalan-jalan yang rawan dan berlubang sudah dapat dilintasi pemudik sebab kami sudah bekoordinasi dengan kementria PU untuk perbaikan beberapa ruas jalan lintas timur yang rusak,” terangnya.

Dia berharap,  masyarakat tidak panik bila di beberapa ruas jalan saat ini mengalami perbaikan dan tanpa ada penyempitan akibat perbaikan dan pembangunan, perbaikan ini dimaksud untuk mulai mempersiapkan jalan menyambut puasa dan lebaran.

“Jalan-jalan yang sedang dalam pebaikan itu sebagian memang mengganggu pengguna jalan namun itu bagian upaya untuk kenyamanan saat lebaran nanti, kita sekarang ini sudah menentukan jalur alternatif mana nantinya yang akan dilewati pemudik, kita sudah menyeleksi dan mendata bila tidak cukup melalui jalur utama yang ada diprovinsi,” imbuhnya. (Putra/Juanda)