oleh

Gedung Bakal Perpus SMPN 2 Terbengkalai

Harianpilar.com, Bandarlampung – Gedung bakal calon perpustakaan dan laboratorium bagi siswa – siswa SMP Negeri 2 Bandarlampung telah terbengkalai sejak tahun 2012. Selama tiga tahun, gedung berlantai dua tersebut hingga kini belum juga selesai pembangunannya. Bahkan, kerangka bangunan tersebut dijadikan gudang untuk menaruh meja, kursi dan lemari yang rusak.

Kepala SMP Negeri 2 Bandarlampung Euis Tati Darniati mengakui keberadaan gedung tersebut merupakan bantuan dari pihak Provinsi Lampung yang mana pembangunannya dilakukan pada 2012 silam.

“Cuma sampai saat ini memang belum selesai, memang tiap tahunnya ada penambahan tetapi hingga saat ini belum operasional,” ungkapnya, ditemui saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP, Senin (4/5/2015).

Euis mengaku senang saat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Heri Sulistyo dan Asisten III Pemprov Ellya Muchtar melihat kondisi gedung tersebut, terlebih keduanya berencana akan mendorong penganggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung yang sudah tiga tahun mangkrak tersebut.

“Harapan kami sih tahun ini dapat selesai pembangunannya, sehingga dapat beroperasional di tahun mendatang,” harapnya.

Saat disinggung mengenai waktu terhentinya pembangunan gedung, Euis mengaku pada 2014 lalu gedung tersebut masih terjadi progres pembangunan.

“2014 masih dibangun. Tapi tahun ini belum. Kami sudah mengajukan dan melaporkannya kondisi sekarang ini. Proposal juga sudah,” jelasnya.

Sayangnya, saat disinggung mengenai jumlah anggaran yang sudah dihabiskan untuk membangun kerangka bangunan tersebut, Euis mengaku dirinya tidak mengetahuinya.

“Nah itu saya gak tahu karena yang membangun bukan sekolah. Kami tidak mengajukan anggaran dalam proposal, hanya melaporkan kondisi terakhirnya ya seperti ini, dan mohon dituntaskan agar bisa beroperasional,” tepisnya.

Euis mengakui hingga kini kebutuhan perpustakaan masih menggunakan salah satu ruangan yang tadinya akan digunakan sebagai laboratorium fisika terpaksa dipinjamkan sementara sebagai perpustakaan. “Dibilang memadai ya memadai hanya memang tidak didesain sebagai perpustakaan,” jelasnya.

Ia berharap SMP Negeri 2 Bandarlampung dapat memiliki perpustakaan digital yang modern.

Sementara itu, Kadisdik Provinsi Lampung Heri Sulistyo mengatakan pihaknya berencana untuk menganggarkan dana melanjutkan pembangunan tersebut. “Insya Allah kami akan anggarkan di 2016,” ucapnya, seraya belum tahu pasti nominal yang akan dihabiskan untuk penyelesaian pembangunan gedung tersebut. (Lia/JJ)