Harianpilar.com, Bandarlampung – Menyongsong hadirnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), calon Walikota Bandarlampung Thobroni Harun menawarkan 2 program unggulan berbasis ekonomi, yakni Ekonomi Rumah Tangga (ERT) dan Muli Mekhanai Produktif (MM Pro). Dua program yang ditawarkan kepada masyarakat tersebut, menurutnya akan menjadi solusi ketika MEA mulai masuk ke Indonesia khususnya Bandarlampung.
“Desember 2015 nanti MEA akan masuk ke Indonesia, namun saya ada 2 program unggulan yang akan menjadi solusi untuk mengantisipasi efek dari adanya MEA di Bandarlampung yakni ERT untuk ibu rumah tangga dan MM Pro yang dikhususkan bagi para pemuda,” terangnya, saat ramah-tamah dengan Gerakan Pemuda untuk Thabrani, di kediamannya, Rabu (29/4/2015).
Dijelaskannya, dalam program ERT yang dikhususkan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) itu, nantinya IRT akan diberikan pelatihan untuk membuat makanan ringan seperti cemilan dan kue-kue, dan hasil produktifitas IRT itu akan di pasarkan ke toko-toko serta supermarket seperti indomaret, alfamart, giant dan yang serupa dengan itu.
“Nanti akan kita beri pelatihan keterampilan, untuk membuat makanan ringan, dan pemerintah akan membantu memasarkan produk tersebut ke retail-retail seperti indomaret, alfamart, giant dan sebagainya, sehingga ibu-ibu rumah tangga di bandarlampung akan produktif, jadi bisa ngerumpi sambil buat kue,” paparnya.
Dan untuk program MM pro yang sasarannya adalah pemuda, lanjutnya, tidak jauh berbeda dengan program ERT, para pemuda nantinya akan diberikan pelatihan oleh pemerintah sesuai dengan minat dan bakatnya.
“Nanti para pemuda akan dilatih sesuai minat dan bakatnya, kita akan berikan konsultan sumber daya manusia (SDM), jadi nanti akan di cari tahu dulu pemuda-pemuda itu bakatnya dimana, setelah itu baru kita latih sesuai minat bakatnya, jadi dapat mengurangi angka pengangguran, serta pemuda memiliki keahlian yang dapat dijadikan mata pencaharian,” paparnya
Menurutnya, bakat dan minat pemuda tersebut beragam ada yang di bidang otomotif, ekonomi kreatif, musik, dan desain, semuanya akan disajikan, dan pelatihannya akan dipusatkan di pasar seni, enggal.
“Bakatnya kan macam-macam ada yang di bidang otomotif, ekonomi kreatif, musik, dan lain-lain, semuanya akan kita latih, dan dipusatkan di pasar seni, jadi nanti pusat kegiatan pemuda di bandarlampung akan ada di pasar seni,” tandasnya. (Buchari/JJ)









