oleh

Pupuk Langka, Panen Terancam Gagal

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Para petani di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggeluh kurangnya pasokan pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska Petro Kimia Gersik. Otomatis, kondisi itu akan berdampak terhadap hasil panen petani khususnya di Kecamatan Kalianda.

Taruddin salah seorang petani Warga Desa Munjuk Samporna Kecamatan Kalianda mengatakan, saat ini seluruh petani yang berada di Kecamatan Kalianda menggeluhkan kurangnya pasokan pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska, kurangya pasokan pupuk tersebut membuat para petani harus menggunakan pupuk seadanya, hal tersebut berdampak pada hasil panen para petani.

“Di Kecamatan Kalianda ini ada sekitar 10 kios yang menjual pupuk bersubsidi, menurut para pemilik kios itu setiap kiosnya mendapatkan jatah 4 ton pupul NPK Ponska Petro Kimia Gersik pada bulan April 2015 ini, padahal kebutuhan para petani yang ada di Kecamatan Kalianda ini bisa mencapai 8 ton perkiosnya,” ungkap Taruddin, Selasa (14/4/2015).

Dikatakannya, untuk saat ini memang di beberapa kecamatan yang ada di Lamsel sedang musim panen terutama di Kecamatan Kalianda, setalah panen pasti para petani akan memerlukan pupuk tersebut, dirinya berharap kepada Pemkab Lamsel khususnya Dinas Pertanian agar segera menambahkan kebutuhan pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska tersebut.

“Saya berharap melalui Dinas Pertanian segera menambahkan jatah pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska untuk Kecamatan Kalianda,” harapnya.

Sementara itu, para petani lainya Anang warga Desa Sukatani Kecamatan Kalianda mengatakan hal yang sama, kurangnya pasokan pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska tersebut sangat mempengaruhi para petani bahkan dampaknya sangat besar terhadap hasil panen, karena banyak para petani yang menggunakan pupuk seadanya sehingga hasil panen berkurang sangat drastis,

“Kurangya pasokan pupuk bersubsidi jenis NPK ponska ini, tidak hanya terjadi di Kecamatan Kalianda saja tetapi di beberapa kecamatan lainnya juga sama, ada saudara saya di Kecamatan Palas juga menggeluhkan kurangya pasokan pupuk subsidi jenis NPK Ponska ini,” katanya. (Saiful/JJ)