Harianpilar.com, Mesuji – Memasuki tahun ke tiga kepemimpinan Bupati Mesuji Khamami, masih banyak ditemukan masyarakat Mesuji yang berada di garis ekonomi rendah. Bahkan masih banyak program pembangunan yang belum terwujud. Untuk itu, Khamami bertekad akan terus fokus mengentaskan kemiskinan.
“Garis kemiskinan di Mesuji masih sangat tinggi hingga mencapai 30 ribu lebih. Selain perekonomian rendah, masih banyak juga ditemukan rumah-rumah papan yang memang tidak layak dihuni. Untuk itu, dengan memperingati tiga tahun definitif bupati mesuji tentunya diharapkan dapat terus mewujudkan setiap program-program yang belum terwujud,” ungkap Khamami, saat istiqosah memperingati tiga tahun bupati definitive, di halam rumah dinasnya, Selasa (13/4/2015) malam.
Di kesempatan itu, Khamami mengungkapkan jika saat ini Pemerintah Mesuji juga tengah melakukan pembenahan, mulai dari infrastruktu yang masih dirasakan sebab, saat ini masih ditemukan jalan-jalan yang rusak berat, selain itu kerusakan juga ditemukan jembatan yang rusak parah dan air bersih yang belum mengalir ketenggah-tenggah masyarakat.
“Saat ini pemkab mesuji akan terus bekerja dan bekerja didalam mewujudkan setiap program pembangunan, serta melakukan pembenahan disegala bidang. Serta mengetaskan kemiskinan dimesuji yang saat ini masih banyak ditemukan disetiap kecamatan terutama daerah perairan,”paparnya.
Lebih dalam dikatakannya, tingkat kemiskinan yang ada dikabupaten mesuji bila dilihat secara kasat mata masih sekitar 30 ribu lebih rumah yang masih papan dan tidak layak huni. “Masih banyak yang kita temukan. takhanya itu, masih ada masyarakat yang belum mengenyam pendidikan dan ini tentunya menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah saat ini,” jelasnya.
Selain itu, tambah Khamami, sebanyak 60 ribu masyarakat miskin yang sudah kita ansuransikan. Artinya, masyarakat tidak perlu pusing lagi bila ingin mendapatkan pelayanan kesehatan baik dipuskesmas, maupun dirumah sakit.
“Sudah kita asuransikan semua. Selain masyarakat yang memperoleh asuransi kesehatan, pemkab mesuji juga tenggah fokus dibidang pendidikan. Dimana sebanyak 20 ribu siswa – siswi SD, akan mendapatkan baju harian yang akan diberikan secara cuma-cuma. Takhanya itu, siswa-siswi SMP dan SMA/SMK juga akan mendapatkan hal yang sama,”paparnya.
Disalurkannya baju seragam kesiswa-siswi Ini taklain dengan harapan agar orang tua tidak memikirkan lagi untuk masalah pendidikan anak-anaknya. “Namun yang harus difokuskan orang tuak yakni mendidik anak-anaknya supaya mampu mengeyam pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi serta menghindari anak-anaknya dari pergaulan bebas,”imbuhnya.
Selain dibidang pendidikan, lanjut Khamami, pemkab mesuji saat ini juga tenggah fokus dibidang pertanian, dimana program yang akan dilaksanakan yakni mengoptimalisasi lahan pertanian. “Pengoptimilisasi lahan ini taklain karena ditahun ini Pemerintah pusata akan menyalurkan sebanyak 10 ribu hektar bibit kedelai, dan 4000 hektar bibit jagung dan ini akan diberikan secara cuma-cuma.
“Meskipun anggaran kecil namun pemerintah akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat mesuji. Untuk itu, dihari jadinya Kabupaten Mesuji yang ketiga diharapkan kedepan dapat terus meningkatkan setiap program. Akan terus bekerja dan terus bekerja. Didalam pembangunan infrastruk yang tadinya derah masih terisolir dapat berkembang pesat,” tukasnya. (Sandri/JJ)









