oleh

Bom Ikan Marak, DKP Tingkatkan Patroli

Harianpilar.com, Tanggamus – Guna menekan maraknya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di perairan Teluk Semaka, Tanggamus, Dinas kelautan dan Perikanan (DKP) Tanggamus mulai meningkatkan patroli.

Kabid Pesisir Pulau-Pulau Kecil dan Pengawasan Laut, Vindha Octavia mengatakan, pengawasan dan pengamanan perairan Teluk Semaka menjadi perhatian utama. Hal ini dilakukan berkoordinasi dengan Polair dan TNI Angkatan Laut.

“Tahun ini, kami programkan 10 kali operasi patroli bersama. Operasi patroli terpadu diikuti oleh 20 personel dari Polair, TNI-AL, dan DKP,” kata Vindha mewakili Kepala DKP Tanggamus Shofwan, belum lama ini.

Diketahui, penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak masih sering terjadi di Teluk Semaka. Selain dapat merusak ekosistem laut, kegiatan itu juga dapat membuat nelayan pancing dan jaring merugi.
Laporan tersebut kerap kali disampaikan ke markas Polair di Kotaagung. Menurut Bripka Agus Kurniawan, petugas di Polair Kotaagung, laporan penggunaan bahan peledak itu disampaikan oleh kelompok masyarakat nelayan pengawas (pokmaswas) perairan Teluk Semaka.Diduga, penggunaan bahan peledak itu dilakukan oleh nelayan dari luar Tanggamus.

”Pelaku yang menggunakan bahan peledak ini cukup licin. Ini menyebabkan mereka tidak diketahui saat beraksi. Namun dari hasil patroli, kami menemukan bekas-bekas penggunakan bahan peledak,” kata Agus kemarin.

Karena itu, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan.
”Operasi dan patroli turin terus dilakukan. tentunya kegiatan ini juga harus mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya nelayan,” sebut dia.(Imron/JJ).