Harianpilar.com, Tulangbawang – Masyarakat Menggala, mengaku kesulitan untuk mendapatkan obat di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala, Tulangbawang (Tuba). Pasalnya, keberadaan apotik di sekita RSUD sangat minim.
“Padahal, Rumah Sakit ini akan ramai dikunjungi pasien yang berobat bukan hanya gedungnya yang megah dan kokoh akan tetapi salah di antaranya yaitu stok ketersediaan obat-obatan yang lengkap. Kalau apotik umum yang ada didekat RSUD Menggala ada dua atau tiga tempat kan enak nyari obat yang kita butuhkan, walaupun stok obat yang ada di apotik milik RSUD Menggala kosong,” ungkap CIk Imah, salah seorang warga setempat, Senin (23/3/2015)
Menurut Cik Imah, beberapa bulan lalu keponakannya yang baru berusia satu minggu sakit dan dirawat inap di RS Menggala, setelah diperiksa dokter dan diberi resep untuk nebus obat, pihaknya kebingungan lantaran stok obat di apotik kosong, sementara tidak ada apotik lain di RS.
Untuk itu, Cik Imah berharap jumlah aporik di Kabupaten Tuba bisa bertambah.
“Kami sangat kebingungan karna salah satu obat yang ada di dalam resep tersebut stoknya habis di dua apotik yang bersebelahan yaitu apotik milik RS dan apotik milik umum, begitu juga dengan stok obat yang ada di apotik umum yang jaraknya tidak jauh dari RS Menggala kebetulan juga habis. Saya berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan stok obat yang ada di apotik kita, dan mengundang investor agar dapat menanamkan modalnya di Menggala untuk mendirikan apotik yang berdekatan dengan RS Menggala, agar kejadian yang memilukan ini tidak terulang kembali. (Merizal/JJ).









