oleh

400 Desa di Bandaran Sungai Dapat Bantuan

Harianpilar.com, Mesuji – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji nampaknya tak tanggung-tanggung dalam memperhatikan masyarakat Mesuji. Bahkan, Pemkab Mesuji telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar untuk 400 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di bantaran aliran sungai desa tua se-Kabupaten Mesuji.

Bupati Mesuji Khamami mengatakan, ditahun 2015 ini pemkab Mesuji telah menyiapkan anggaran Rp10 Milyar untuk program bedah rumah. namun anggaran ini hanya diplot untuk RTLH Desa Tua yang ada dispanjang blantaran aliran sungai saja dengan total anggaran Rp10 Milyar, sementara untuk program stimulan pembangunan umum ini ada sekitar 2120 RTLH yang diplot dari APBD dan APBN.

“Pemkab Mesuji memiliki dua program bantuan stimulan perumahan yang masing-masing dipolt dari APBD dan APBN. Tetapi, untuk anggaran Rp10 Milyar ini hanya diperuntukkan untuk desa tua saja dengan target sebanyak 400 RTLH. Lain hal dengan program stimulan pembangunan rumah secara umum dengan asumsi sebanyak 1500 RTLH dari APBD dan 620 RTLH dari APBN. “jelasnya.

Dikatakan Khamami, program stimulan perumahan yang dilaksanakan oleh Kabupaten Mesuji ini tentunya sesuai Amanad UU nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman dan berdasarkan peraturan menteri perumahan rakyat nomor 06 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan swadaya yang juga dipertegas dengan peraturan bupati tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan di Kabupaten Mesuji.

“Dana stimulan ini tentunya setiap program berbeda-beda baik itu yang diplot dari APBD maupun dari APBN. Kenapa beda, karena melihat kondisi letak wilayah program tersebut. Jadi, setiap program tidak sama. Seperti program stimulan perumahan diblantaran desa tua mendapatkan dana Rp25juta per RTLH dengan asumsi penerima sebanyak 400 Rumah, sementara dana Rp10juta per RTLH ini secara umum dengan total RTLH sebanyak 1500 Rumah dan Rp20juta per RTLH dari APBN dengan asumsi. (Sandri/JJ).