Harianpilar.com, Metro – Memberdayakan sumber daya alam salah satu sektor peningkatan ekonomi masyarakat dan memajukan pembangunan daerah dan peningkatan PAD.
Kota Metro memiliki 3 titik bidik sektor ekonomi kreatif di bidang wisata alam. Di antaranya adalah wilayah Kecamatan Metro Selatan tepatnya di Bumi Perkemahan Bantul, bendungan Dam Raman Metro Utara dan Stadion Tejosari Metro Timur.
Ke tiga titik tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata alam ekonomi kreatif. Dari kesemua ini, Pemerintah Kota Metro menitik beratkan utama di satu titik bidik yang akan dijadikan wisata alam buatan yakni bumi perkemahan bantul.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Ir.Supriyadi diruang kerjanya, Rabu (11/3/2015) mengungkapkan, potensi peningkatan ekonomi masyarakat dan memajukan sektor pembangunan satu wilayah adalah sektor wisata selain pendapatan dari sektor kesehatan dan pendidikan.
Ada tiga titik potensi obyek wisata di Kota Metro, salah satunya bumi perkemahan bantul yang akan dikemas menjadi wisata buatan yang tidak hanya sekedar wisata keluarga tetapi menjadi obyek wisata study.
Langkah awal, dikatakan Supriyadi, tentunya sebuah draf rencana yang benar-benar matang, masterplan dan tentunya sumber anggarannya. Sementara ini tafsiran hasil penelitian pribadi menyerap kurang lebih Rp 40 Miliar.
“Nah mengupayakan anggaran tersebut, perlu pembahasan matang apakah harus berkoordinasi dengan pusat, atau untuk efisiennya dari pemerintah sendiri, salah satunya di bebankan kepada Satker yang ada, seperti Dinas Tatakota-pariwisata, Dinas PU-Perumahan dan Dinas Pertanian sendiri,”ujarnya.
Kaitannya, Supriyadi melanjutkan, kaitan dari satker itu sudah di bagian poksi porsinya, semisal Dinas PU dapat membangun areal rest jalan di lokasi, embung serta gedung PU sebagai lokasi study. Kemudian Dinas berikutnya seperti Dinas Pendidikan dan sebagainya.
“Konsep itu selain sebagai wisata rekreasi dan hiburan permainan tetapi juga sebagai rekreasi study sesuai visi Metro visi pendidikan, minimal ada tempat atau fasilitas umum yang cukup di gemari. Ini akan berakses pada peningkatan ekonomi pendapatan daerah dan masyarakat tentunya,”jelasnya.
Kenapa harus difokuskan bumi perkemahan, Supriyadi mengatakan, pertama areal bumi perkemahan akan ada aktifitas positif didalamnya. Ketika sudah diawali untuk areal wisata itu, tentunya investor luar akan melirik. (Romzi/JJ)









