Harianpilar.com, Mesuji – Bupati Mesuji Khamami agaknya tak mau kecolongan didalam pelaksanaan kegiatan ditahun 2015 ini. Bahkan, Khamami menekankan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Mesuji benar-benar menjalankan setiap program sesuai aturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini taklain untuk menghindari setiap persoalan yang muncul serta menghindari adanya proses hukum bagi SKPD di lingkup Pemkab Mesuji.
Bupati Mesuji Khamami mengatakan, menjelang pelaksanaan program tahun 2015 tentunya setiap SKPD harus melakukan evaluasi yang sebenar-benarnya. Jangan sampai adanya persoalan yang muncul akibat program yang telah dilaksanakan di SKPD tersebut. Evaluasi ini tentunya bertujuan agar kelemahan-kelemahan yang telah dilakukan SKPD ditahun-tahun sebelumnya dapat segera diperbaiki.
“Tidak menutup kemungkinan kinerja satker ini juga sangat lemahnya dalam memprogramkan sesuatu. Untuk menghindari hal itulah maka SKPD ini harus mampu melaksanakan program dengan baik serta mempelajari kelemahan dan kesalahan dalam setiap program yang telah dilaksanakan ditahun-tahun anggaran sebelumnya,”paparnya.
Untuk itu, lanjut Khamami, SKPD harus berhati-hati dalam menyusun serta memprogramkan sesuatu di dalam membuat Rancangan Kerja Anggarannya (RKA). Serta memjalankan program tersebut harus terlebih dahulu mempelajari kesalahan-kesalahan disetiap program yang telah dijalankan pada anggaran sebelumnya. SKPD harus bercermin dari kesalahan-kesalahan yang telah terjadi sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi.
” Kesalahan-kesalahan terhadap pembangunan ditahun-tahun sebelumnya tentunya harus dijadikan bahan evaluasi serta mempelajari ketentuan-ketentuan dan kesalahan-kesalahan tersebut. Sehingga menjelang pelaksanaan pembangunan dianggaran 2015 tidak ada lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Untuk itu harus dapat mempelajari serta memahami pokok persoalan tersebut,”imbuhnya.
Dipaparkan Khamami, SKPD tentunya juga harus mampu mencari serta memecahkan persoalan jangan hanya mementingkan keuntungan pribadi sehingga menganggarkan secara asal-asalan dan tidak tepat sasaran. Untuk itu, harus pelajari terlebih dahulu setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dan apa kesalahan serta apa solusinya kedepan agar supaya dapat bermanfaat bagi masyarakat. (Sandri/JJ).









