oleh

Fasilitas UN Online 100 Persen Siap

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ujian Nasional (UN) tahun ini yang akan dilaksanakan pada bulan April mendatang. Untuk pertama kalinya dalam pelaksanaan UN tahun ini akan menggunakan sistem online untuk di Provinsi Lampung ada 11 sekolahan yang sudah siap dalam pelaksanaannya.

” Kita sudah mempersiapakan semua fasilitas untuk UN tahun ini, dari segi internet, komputer sampai jenset untuk mengantisipasi listrik mati pada saat pelaksanaan UN nanti,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Heri Suliyanto, saat ditemui di kantor UPTD Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Selasa (4/3/2015).

Lebih lanjut mantan BBN Provinsi Lampung itu juga menjelaskan, sedangkan untuk daerah yang berada di kabupaten juga sudah mulai mempersiapkannya, UN tahun ini baik siswa tingkat SMP dan SMA/SMK serentak akan menggunakan sistem online dalam melaksanakan UN. ” Sejauh ini semua sekolah baik yang ada di kabupaten juga sudah mulai mempersiapkannya, sosialisasi juga sudah diberitahukan oleh semua siswa agar mereka tidak kesulitan dalam pelaksanaannya nantinya,” paparnya.

Sedangkan khusus untuk Bandarlampung sendiri sudah ada 11 SMP dan SMA yang sudah siap untuk prasarananya, sekolah tersebut SMP 2, SMA 9, SMA 2, SMA 1 dan masih ada beberapa SMP dan SMA/SMK lainnya, selain itu pelaksanaan UN dengan sistem online ini tidak hanya untuk tahun ini saja tapi sistem ini akan terus digunakan untuk tahun mendatang juga,” ya harapakan kita dengan menggunakan sistem ini tidak adalagi kejurangan dan kebocoran soal, ” jelasnya.

Penerapan sistem online atau Computer Based Test (CBT) pada ujian nasional tahun 2015 ini dianggap penerapan cara ini akan lebih mempermudah siswa dalam mengerjakan soal dan mempersempit ruang lingkup untuk terjadi kebocoran soal. ” Ini sangat baik dan juga diharapkan dengan sistem CBT ini kita bisa mendidik para siswa untuk lebih teliti dan bisa belajar dengan sungguh- sungguh,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Transmigrasi dan tenaga kerja itu juga  berharap sebelum ini berjalan agar Kemendikbud dapat memberikan pelajaran serta bimbingan kepada semua sekolah yang nantinya siap untuk mengikuti program pemerintah pusat ini karena ini bisa dibilang susah-susah gampang, tapi karena sudah majunya teknologi diharapkan juga semua siswa dalam pelaksanaannya nanti tidak mengalami kesulitan. (Fitri/JJ).