Harianpilar.com, Bandarlampung – Menanggapi masih minimnya perguruan tinggi di Lampung yang menyediakan program studi Kemaritiman, Kabid Dikmen Disdikbud Lampung, Teguh Irianto mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan salah satu PTN terbaru di Lampung yakni Itera.
Dalam diskusi yang bertajuk Forum Group Discusion (FGD) yang dihelat beberapa waktu lalu bersama pihak Itera, Ia mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan pembukaan Prodi Bidang Kemaritiman di tahun ini.
“Ya, hal itu sebenarnya sudah kami bahas dengan pihak Itera, kita tahu dalam tahun ini mereka akan menambah 8 hingga 10 prodi baru. kita meminta agar ditambahkan juga prodi kemaritiman,” ungkapnya, Senin (2/3/2015).
Ia pun tidak menampik dengan minimnya pendidikan tinggi untuk kemaritiman, potensi maritim di lampung tidak tergarap dengan maksimal. Banyak potensi seperti hasil laut hingga objek wisata yang terabaikan. Karena itu ia pun berharap agar pihak Itera nantinya mau membuka prodi tersebut.
“Itu bukan hanya usulan dari Lampung, tetapi dari semua provinsi di Sumatra, karena memang provinsi di sumatera ini ada lautnya,” imbuhnya.
Menurutnya, Itera menjadi PTN yang punya potensi untuk mencetak SDM kemaritiman di Lampung. Karena masih akan memuka beberap prodi lagi agar bisa mengimbangi IBT Bandung.
Sementara, untuk beberapa PTS di Lampung, ia mengatakan, tidak punya kewenangan dalam pembentukan prodi baru, sebab kata dia PTS lebih mengutamakan pasar atau prodi yang paling diminati. Sementara di Unila, ia menjelaskan, akan sulit terwujud karena minimnya tenaga ahli dalam kemaritiman. Terlebih saat ini untuk bisa menjadi dosen minimal S2
“Untuk Unila mungkin belum bisa karena mereka juga kan masih kewalahan dalam mencari tenaga pengajar, khususnya tenaga ahli. Kalau untuk swasta, menurut saya itu kan kewenangannya ada pada mereka,” tegasnya.
Diketahui, untuk Lampung, baru satu perguruan tinggi yang memiliki prodi kemaritiman yakni, Perguruan Tinggi Prasetya Mandiri. Sementara untuk tingkat SMK, baru ada 5 SMK yang memiliki jurusan kelautan dan perikanan
“Di wilayah sumbagsel, hanya Prasetya Mendiri yang memiliki ilmu maritim. S1 Teknik Perkapalan dan D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga & Pelabuhan dengan jumlah mahasiswa 26 orang
Padahal, kata dia peluang kerja di dunia maritim cukup besar. Untuk Lampung saja, ada sekitar tiga pelabuhan yaitu, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang, dan Pelabuhan di Kota Agung
“Sebelumnya Sekolah Tinggi Ilmu Maritim ini berada di Natar, kemudian diambil alih oleh Perguruan Tinggi Prasetya Mandiri Lampung. Melihat potensi besar dunia kemaritiman Lampung,” tutupnya. (Harry/JJ).









