oleh

Minim Penyuluhan, DP2K ‘Buang Badan’

Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Perikanan Peternakan dan Kelautan (DP2K) Mesuji nampaknya buang badan terkait keluhan masyarakat Desa Buko Poso, Kecamatan Wayserdang, Mesuji terkait sistem beternak kambing dan tatacara pemiliharaan yang benar. Pasalnya, banyak yang memelihara namun tidak ada penyuluhan. Yang lebih anehnya lagi, DP2K Mesuji saat ini hanya fokus terhadap kelompok tani kambing yang mendapat bantuan ternak dari pemerintahan saja.

Lepas tanggannya DP2K Mesuji ini terlihat dari penyampaian Kepala DP2K Mesuji Ismail Tajudin saat didalam forum rapat koordinasi yang digelar diaula sekertariat Pemkab Mesuji kemarin. Bahkan, Ismail Tajudin malah balik bertannya bahwa didesa tersebut apakah mendapat bantuan ternak kambing atau tidak. Karena, penyuluhan ternak kambing yang dilakukan baru terhadap kelompok tani kambing yang mendapat bantuan saja.

Yang lebih mirisnya lagi, Kepala DP2K Mesuji Ismail Tajudhin, juga terkesan tidak menguasai data sebab, desa mana dan kecamatan mana yang memproleh bantuan ternak kambing tersebut Ismail Tajudhin melemparkan persoalan tersebut kekabitnya. Dan yang lebih parahnya lagi apa yang menjadi keluhan masyarakat tidak mendapat jawaban yang pasti.

“Desa Bukoposo tidak mendapat bantuan ternak maka tidak dilakukan penyuluhan, karena dari 56 kelompok hasil pendataan penerima bantuan kambing tetap dilakukan penyuluhan, selain pembinaan juga langsung diberikan obat dan tatacara beternak kambing, terlebih sistem pakan, bisa menggunakan rumput lapangan,”paparnya.

Takhanya itu, Ismail juga mengaku bila ada beberapa kambing yang mati akibat diserang penyakit. Dan ini juga telah kita laporkan dan dibuat berita acara. Namun, sayang saat ditanya berapa jumlah kambing yang mati, Ismail tetap buang badan bahkan menyuruh untuk menanyakan kekabidnya. “Untuk jumlah kambing saya tidak tau berapa yang mati akibat penyakit. Tetapi silahkan tanya kekabitnya langsung karena dia yang memmembidanginya,”tukasnya. (Sandri/JJ).