Harianpilar.com, Bandarlampung – Sebanyak 10 sekolah se-Provinsi Lampung yang akan menggelar Ujian Nasional (UN) Online dipastikan terlebih dahulu akan mengikuti verifikasi dan uji instalasi dari Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Dimana sebanyak sepuluh sekolah tersebut meliputi, 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 6 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Yakni : SMPN 1 Bandar Lampung, SMPN 2 Bandar Lampung, SMP 1 Purbolinggo. Kemudian SMAN 2 Bandar Lampung, SMAN 9 Bandar Lampung, SMA Gajah Mada, SMAN 1 Way Jepara, SMAN 1 Gading Rejo, SMAN 1 Kota gajah. Ditambah 1 SMK yakni SMK 5 Bandar Lampung.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Provinsi Lampung, Diona Katharina mengatakan, verifikasi ini untuk mengecek setiap sekolah yang sebelumnya sudah mengajukan diri apakah sudah layak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemendikbud
“Setelah diadakan verifikasi nanti akan ada daftar sekolah yang dinilai layak atau tidak. Semua ketentuan itu dari pusat,” ungkapnya, Senin (23/2/2015).
Beberapa nama sekolah yang sebelumnya juga telah mengajukan diri untuk menggelar UN berbasis CBT ini, Ia menambahkan, jika beberapa sekolah tidak mengembalikan lembar konfirmasi yang harusnya diserahkan ke pusat. Sehingga pusat menilai jika sekolah tersebut belum siap menggelar UN Online
“Seharusnya mereka mengembalikan lembar konfirmasi tersebut. Kalau tidak ya otomatis kemendikbud menganggap mereka tidak siap,” ujarnya.
Menurutnya, hasil verifikasi yang digelar Balitbang ini juga bisa mengurangi jumlah sekolah tersebut. Sebab, jika Balitbang menilai sekolah ini belum layak, maka dipastikan sekolah dari Lampung juga bisa berkurang.
“Ya pastinya seperti itu. Kalau dinilai belum layak pastinya akan berkurang, jadi jumlahnya tidak sebanyak 10 lagi,” jelasnya.
Tetapi untuk tingkat SMP, ia memastikan ketiga sekolah tersebut akan mengikuti UN Online karena sudah menyiapkan seluruh kelengkapannya
“Untuk SMP saya yakin, karena saya sudah lihat sendiri ke tiap sekolah, menurut saya ke tiga SMP itu layak,” tukasnya.
Adapun jadwal yang ditetapkan yakni, verifikasi dan uji coba instalasi ofline mulai 24-28 Februari, Latihan ujian ofline mulai 1-30 Maret. Dan pelatihan teknis di Provinsi/Pusat mulai 17 hingga 20 Maret mendatang. (Harry/JJ)









