oleh

Akses Jalan Poros Mesuji Lumpuh Total

Harianpilar.com, Mesuji –┬áPemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji agaknya harus dituntut kerja ekstra. Pasalnya, kondisi jalan di Kecamatan Wayserdang, Mesuji dan beberapa kecamatan lainnya lumpuh total. Bahkan, terdapat banyak kendaraan baik roda dua, maupun roda empat terperosok kejurang akibat jalan rusak disertai licin.

Tak hanya itu, akibat kondisi jalan poros yang mengalami rusak parah disertai lumpur serta menyebabkan lumpuh totalnya akses perekonomian masyarakat setempat juga memaksa masyarakat harus putar balik serta mencari jalan alternatif untuk sampai ditujuan. Kondisi ini bila dibiarkan maka lambat laun perekonomian warga akan mati.

Pantauan wartawan koran ini, Selasa (17/6/2015) Pukul 14.30 wib, kondisi jalan hampir tak bisa dilalui. Bahkan, kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa balik arah dan mencari jalan alternatif. Kondisi ini diperparah lagi bila jalan poros tersebut habis diguyur hujan. Maka kondisi jalan tersebut seperti kubangan kerbau. Hal itu disebabkan kondisi jalan yang masih berupa tanah merah dan kubangan air yang besar.

Kerusakan jalan yang begitu parah terjadi di Desa Labuhan Mulya, Labuhan Baru, dan Labuhan Batin serta didesa-desa lainnya. Belum diperbaikinya jalan tersebut menjadi kendala satu bagi masyarakat. Sebab, baik roda dua maupun kendaraan roda empat sulit untuk melaluinya. Bahkan, memaksa harus putar arah dan mencari jalan alternatif.

Salah satu warga setempat Matroji, (45) mengatakan, kondisi jalan ini sagat parah apalagi bila turun hujan seperti saat ini. Selain licin, juga menyebabkan kendaraan tergelincir bahkan ada kendaraan yang terbalik akibat kondisi jalan yang rusak parah.

“Kita sagat berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini. Jangan hanya dibiarkan seperti ini. Sebab, akses masyarakat telah lumpuh total. Kenapa lumpuh total, karena kendaraan pengangkut sayur mayur maupun hasil bumi tidak dapat dikeluarkan. Sebab, untuk menempuh jarak 2 kilo meter (KM) kendaraan telah egos-egosan. Lantaran kerap terpater,”jelasnya.

Untuk itu, kita harapkan pemerintah melalui dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan. Bisa kita lihat dan perhatikan bila musim hujan kondisi jalan sagat parah sedangkan musim kemarau debu sagat tebal. “Kita harapkan pemerintah dapat segera mengambil tindakan jangan dibiarkan kondisi jalan seperti ini. Karena, masyarakat mengharapkan kondisi jalan lebih baik bukan seperti kondisi saat ini,” tandasnya. (Sandri/Juanda)