Harianpilar.com, Lampung Utara – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai daerah, membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, semakin waspada. Berbagai langkah antisipasi terus dilakukan di antaranya dengan melakukan fooging atau penyemprotan utamanya di wilayah yang diduga endemis DBD.
Selain itu sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap wabah DBD terus digalakkan. Selain itu, kepada yang terserang penyakit tersebut, diinstruksikan untuk segera dilakukan perawatan hingga sembuh total.
“Kita telah lakukan berbegai upaya, termasuk juga memastikan pasien penderita yang ada diberbagai rumah sakit pulih secara total,” terang Kepala Dinas Kesehatan Sri Widodo, Senin (2/2/2015)
Widodo menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh dinas yang dipimpinnya, terhitung sepanjang bulan Januari 2015 sebanyak 21 orang yang telah menjadi korban penyakit DBD. Data tersebut, berdasarkan jumlah pasien yang dirawat dibeberapa RS, antaranya RSU Riyacudu Kotabumi dan RS Handayani.
“Saat ini, rata-rata pasien yang kita tanggani sudah mengalami kesembuhan,” ujar Widodo.
Dijelaskannya, sebagai langkah antisipasi pihaknya tak henti untuk menghimbau kepada masyarakat Lampura untuk tetap berhati-hati terhadap wabah DBD tersebut. Sebab, penyebaran penyakit DBD di Kabupaten setempat tergolong sangat cepat. Karenanya masyarakat diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi. Diantaranya dengan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan tubuh. “Makanlah makanan yang menyehatkan, seperti sayuran dan buah-buahan,” ujarnya.
Dihubungi terpisah Direktur RSU Riyacudu Kotabumi, Maya Metissa menjelaskan sepanjang Januari 2015 lalu, pihak RSU Riyacudu Kotabumi menanggani 17 pasien DBD. Dimana 15 diantaranya telah dipulangkan kerumah dalam kondisi sehat. Sedangkan untuk dua orang lainnya terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit yang berada di Kota Bandarlampung. “Dua orang tersebut terpaksa harus kita rujuk dikarenakankeadaannya semakin hari semakin memburuk,” jelasnya. (Iswan/Hery/JJ).








