oleh

Tiga Langkah Persiapan Pilkada Bandarlampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Guna menindaklanjuti surat dari KPU RI Nomor 42/KPU/I/ 2015 perihal Persiapan Penyelenggaraan Pemilu Gubernur, Bupati dan Walikota tanggal 23 Januari 2014, KPU Kota Bandarlampung melakukan tiga langkah dalam rangka persiapan pemilihan walikota Bandarlampung. Ke tiga langkah persiapan tersebut merupakan kesimpulan rapat yang digelar KPU Kota Bandarlampung, Jumat (30/1/2015).

Ketua KPU Kota Bandarlampung Fauzi Heri mengatakan, meliputi perencanaan program dan anggaran, perancangan keputusan KPU Kota Bandarlampung dan sosialisasi Undang–Undang Perppu Nomor 1 tahun 2014 kepada pemangku kepentingan.

“Kami menjalankan instruksi KPU RI untuk memantapkan ketiga langkah persiapan dalam rangka pemilihan walikota Bandarlampung. Sementara tahapan pelaksanaannya menunggu hasil revisi terbatas terhadap Undang–Undang Perppu Nomor 1 tahun 2014 ditetapkan DPR RI,yang informasi paling lama tanggal 18 Februari 2015 mendatang,” ungkap Fauzi Heri, Minggu (1/2/2015).

Tidak hanya itu, menurut mantan jurnalis ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam hal penyerahan data kependudukan. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar perhitungan dukungan calon perseorangan. Namun, penyerahan data kependudukan akhirnya ditunda menyusul terbitnya surat KPU RI.

“Tahapan pelaksanaan yang semula direncanakan akan mulai berjalan pada bulan Februari 2015, diminta untuk ditunda terlebih dahulu. Rancangan peraturan KPU RI yang menjadi dasar pelaksanaan pemilihan kepala daerah belum dapat disahkan karena menunggu hasil revisi Undang–Undang Perppu Nomor 1 tahun 2014,” ujarnya.

Sementara itu terkait dengan persiapan anggaran, Sekretaris KPU Kota Bandar Lampung, Jainuddin mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi terkait pengajuan dan penyusunan anggaran untuk Pemilu Walikota tahun 2015 kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Anggaran pemilihan Walikota Bandar Lampung telah dialokasikan dalam APBD tahun 2015 sebesar 15 milyar rupiah.

“Untuk pelaksanaan pemilihan walikota telah dianggarkan sebesar 15 milyar. Dana itu diperuntukkan bagi pembiayaan pemilihan satu putaran,” paparnya.

Lebih lanjut Jainuddin menjelaskan pihaknya masih menunggu jadwal pasti hari pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Hasil Rakor dengan KPU Provinsi Lampung, hari pelaksanaan direncanakan pada tanggal 16 Desember 2015. Hal itu berkaitan dengan skema penganggaran dalam APBD Kota Bandar Lampung.

“Alokasi dana baru satu putaran, mengingat hari H pelaksanaan direncanakan pada bulan Desember. Artinya jika ada putaran kedua pasti akan berlangsung pada tahun 2016. Nah, oleh karena itu penganggaran untuk dana pemilihan walikota putaran kedua mestinya dianggarkan pada APBD tahun 2016,” pungkasnya. (Lia/JJ)