oleh

Kotabumi Terendam Banjir

Lampung Utara (Harian Pilar) – Sebagian Wilayah Kota Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lampura) direndam banjir sejak Minggu (18/1) dini hari. Sedikitnya 121 rumah yang berada di bantaran sungai Way Sesah dan Way Rarem terendam.
Daerah korban banjir terparah terjadi di Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan dan Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi. Rumah warga yang terendam banjir di dua Kelurahan yang dikenal sebagai daerah langganan banjir ini mencapai 83 unit. Selain kedua Kelurahan tersebut, banjir juga merendam 30 unit rumah di Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi dan 8 unit rumah di Kecamatan Abung Timur. Ketinggian air ditempat-tempat tersebut mencapai sekitar 1 meter.

Sampai dengan berita ini dirilis, debit air terus merangsak naik sekitar 1 cm setiap jamnya. Dikhawatirkan, jika hujan turun utamanya dibagian hulu sungai, banjir akan merendam ratusan rumah lainnya yang saat ini masih belum terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura, melalui Sekretarisnya Ansyori Rasyid, mengatakan, selain merendam ratusan rumah warga, sejumlah lahan perkebunan warga di Kecamatan Abung Timur juga turut terendam banjir. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan secara pasti luas lahan perkebunan warga yang terendam banjir. “Kita belum tahu berapa luas lahan warga yang terendam banjir karena masih dalam tahap pendataan,” jelasnya.
Ansyori memperkirakan meningkatnya jumlah korban banjir pada Minggu (18/1/2015) ini dikarenakan derasnya hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Lampura khususnya daerah dataran tinggi seperti Abung Barat, dan Abung Kunang. “Kita perkirakan banjir ini akibat derasnya hujan yang terjadi di daerah hulu,” urai dia.

Atas musibah banjir tersebut, pihaknya telah memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga korban banjir. Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan sedikitnya 3 Posko di tiga titik sebagai langkah antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan serta dapat segera mengevakuasi warga saat diperlukan. “3 Posko itu ada di Kelurahan Kotabumi Pasar, Kotabumi Udik dan Kelurahan Kota Alam,” katanya.
Berdasarkan pantauan di ketiga Kelurahan yang menjadi korban banjir tersebut, sejumlah warga terlihat saling bahu – membahu mengeluarkan barang – barang berharganya dari dalam rumah. Warga memindahkan barang miliknya ke tempat yang dirasa lebih aman. (*)