oleh

2014 Penderita HIV/AIDS 1680 Orang

Bandarlampung (Harian Pilar) – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV/AIDS dalam rangka perlindungan HAM. Saat ini ancaman HIV/AIDS dan narkoba bagi generasi muda, semakin meningkatnya korban HIV/AIDS dari tahun ke tahun merupakan ancaman bersama.

Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mewakili Kepala Dinas Provinsi Lampung, Dr. Asih Hendrastuti mengatakan, dari tahun 2002 sampai 2014 jumlah penderita HIV/AIDS 1680 dimana yang terlaporkan kasus AIDS sejumlah 460 kasus dan HIV 1220 kasus. “Ini merupakan ancaman kita bersama terutama Pemerintah karena semakin meningkatnya penderita HIV/AIDS maka negara akan mengalami devisit karena selama ini belum adanya obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12/2014).

Yang lebih dikawatirkan dari tahun ketahun penderita HIV/AIDS merupakan kalangan remaja, “kita saat ini harus bisa benar-benar mengawasi putra-putri kita, penyakit ini banyak ditularkan melalui narkoba dan sek bebas, semakin meningkatnya perokok dikalangan remaja juga perlu dikawatirkan karena awal dari rokok mereka mulai mencoba narkoba jenis ganja hingga seterusnya ini yang berakibat fatal,” jelasnya.

Proposi kasus HIV/AIDS lebih besar pada remaja usia 15-19tahun dari 3% ditahun 2012 menjadi 4%, 2013 dan 2014 sebesar 4%. Sedangkan pada remaja usia 20-24tahun dari tahun 2012 sebesar 61% dan 2013 sebesar 68% untuk 2014 tertinggi pada heteroseksual.

“Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV/AIDS dalam rangka perlindungan HAM, dengan menjaga dan mengawasi putra-putri juga sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan HIV/AIDS salah satu kegiatan yang terus menerus dilakukan, memperingati Hari AIDS ini diharapkan agar seluruh masyarakat bisa membantu dan memperkecil penularan penyakit berbahaya ini,” paparnya.

HIV/AIDS dan narkoba sudah merasuk dan merusak lingkungan masyarakat. Korban HIV/AIDS dan narkoba dari waktu ke waktu semakin meningkat baik dikalangan pelajar, remaja, pemuda mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai negeri sipil, pengusaha serta profesional.

Penyebaran HIV/AIDS dan narkoba sudah merambah keseluruh pelosok Tanah Air. “Tidak ada satu pun kabupaten dan kota termasuk kecamatan dan desa sekalipun, terbebas dari HIV/AIDS dan narkoba,” ujarnya.

Hingga saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah khususnya melalui Badan Narkotika Provinsi Lampung untuk dapat menekan dan menanggulangi masalah narkoba dan HIV/AIDS.

“Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas yaitu sosialisasi ke masyarakat umum yang merupakan kegiatan pencegahan dini sehingga masyarakat dapat mengetahui bahaya dan cara penanggulangan narkoba dan HIV/AIDS sejak dini,” katanya. (Fitri/Lia)