Bandarlampung (Harian Pilar) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menganggarkan dana sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan infrasruktur jalan dan jembatan pada tahun anggaran 2015. Pembangunan infrastruktur ini akan difokuskan pada jalan yang menjadi milik Pemprov Lampung.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Albar Hasan Tanjung mengatakan, jalan yang dikuasai Pemprov Lampung sepanjang 1.700 kilometer (km), sementara ruas jalan yang harus diperbaiki di tahun 2015 ini sepanjang 1615 km.
“Ruas jalan yang akan diperbaiki penyebaran sepanjang 1615 km, yang paling panjang ada di Lampung Selatan,” jelasnya saat rakor koordinasi gubernur bersama bupati/walikota serta Fokorpimda di Gedung Pusiban, Selasa (23/12/2014).
Perbaikan infrasruktur jalan ini akan dibagi rata ke 14 kabupaten/kota se Lampung. Namun, yang paling banyak harus diperbaiki ada di 5 daerah yaitu, Lampung Selatan sepanjang 97,57 km, Pesawarah 187 km, Kota Metro 23,93 km, Lampung Timur 185 km, dan Lampung Tengah 282 km.
Untuk tahun depan dharapkan agar seluruh pemerintah kabupaten/kota turut andil dalam pemeliharaan jalan provinsi ini, agar tidak terlalu cepat mengalami kerusakan.
Faktor utama penyebab kerusakan jalan ini lebih dikarenakaan muatan angkutan barang yang melebihi tonase, sehingga kondisi ruas jalan banyak yang berlubang akibat jumlah angkutan yang melebihi kapasitas mobil.
Untuk mengantisipasi hal itu Pemprov Lampung akan menerapkan peraturan daerah terkait tonase ini. Pemprov Lampung akan membuat jembatan timbang elektrik atau timbangan fortebel untuk membatasi jumlah angkutan muatan.”Jembatan timbang ini yang nantinya akan mengeksekusi kendaraan. Apabila ada kendaraan yang tonasenya berlebih langsung akan dibongkar,” jelasnya.
Lebih lanjut Albar menjelaskan, timbangan fortebel ini akan dibangun di delapan daerah yaitu kabupaten Mesuji, Tulangbawang, Lampung Tengah, Metro, Bandarlampung, Lampung Timur, Pringsewu dan Lampung Selatan. “Penjagaan jembatan fortebel ini akan melibatkan Dishub Provinsi, Dishub Kabupaten/kota, Satpol PP, korem masing-masing daerah,” ujarnya.
Untuk di Mesuji, lanjutnya, penempatan timbangan di Simpang Penawar; Tulangbawang di Daya Murni dan Panaragan; Lampung Tengah di Gunung Sugih, Padang Ratu, dan Kota Gajah; Bandarlampung di jalan Ir. Sutami; Metro di Terminal Metro; Lampung Timur di Pugung Raharo; Pringsewu di kecamatan Pringsewu; serta Lampung Selatan di Simpang Ketapang. (Fitri/JJ)









