Harianpilar.com, Bandarlampung – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menghadirkan gebrakan kreatif dengan menggelar EXPO UMKM X Mahasiswa 2026 di Lapangan Basket Kampus Biru, 25–26 Juni mendatang. Kegiatan yang melibatkan lebih dari 130 pelaku UMKM ini menjadi ajang kolaborasi antara dunia akademik dan sektor usaha mikro dalam membangun semangat kewirausahaan sekaligus kepedulian sosial.
Mengusung tema “Kolaborasi Kreatif, Inovasi Tanpa Batas!”, expo tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan UMKM binaan mahasiswa, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan donor darah dan seminar kewirausahaan yang bertujuan menanamkan nilai kemanusiaan serta jiwa entrepreneur kepada generasi muda.
Ketua Pelaksana, Novi Herawati Sudibyo, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori pengembangan bisnis, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Ini adalah bentuk pembelajaran yang lebih aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ratusan stan akan memamerkan beragam produk kreatif mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan tangan hingga inovasi berbasis teknologi digital. Setiap peserta mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan manajemen usaha, pemasaran, komunikasi, dan pelayanan pelanggan melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang menjadi ciri khas pembelajaran di IIB Darmajaya.
Selain pameran UMKM, kegiatan ini juga menghadirkan seminar bisnis bertema “Transformasi Pembelajaran OBE dalam Membangun Kompetensi Entrepreneurship Mahasiswa” yang menghadirkan berbagai perspektif mengenai pengembangan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.
Kepala UPT Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) IIB Darmajaya, Lilla Rahmawati, menegaskan bahwa expo tersebut menjadi bukti nyata sinergi kampus dengan masyarakat.
“Ini bukan sekadar ajang promosi produk. Kami ingin menunjukkan bahwa kampus mampu menjadi penghubung antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan kebutuhan sosial masyarakat,” katanya.
Kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan PMI Lampung juga menjadi daya tarik tersendiri. Aksi kemanusiaan itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Publikasi dan Promosi, Lukman Hakim, menilai expo ini menjadi etalase kemampuan mahasiswa Darmajaya dalam menciptakan inovasi sekaligus membangun empati sosial.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang kreatif, produktif, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan PMI Lampung juga menjadi daya tarik tersendiri. Aksi kemanusiaan itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Publikasi dan Promosi, Lukman Hakim, menilai expo ini menjadi etalase kemampuan mahasiswa Darmajaya dalam menciptakan inovasi sekaligus membangun empati sosial.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang kreatif, produktif, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.(*)










Komentar