oleh

Sekdes Sungai Sidang Curi LED Bantuan Pusat

Harianpilar.com, Mesuji – Sekretaris Desa Sungai Sidang, berinisial RV, diduga menjadi otak pelaku pencurian enam dus lampu LED bantuan dari kementrian ESDM, untuk desanya. Bahakn salah seorang warga yang mengetahui aksi itu, disandera, dan diancam. Akibatnya, hingga kini pemasangan lampu itu hingga kini terhambat.

Sumber Harian Pilar, yang enggan namanya dipublikasikan menyatakan bahwa Desa Sungai Sindang, tahun 2015 ini mendapat bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal. Namun, salah satu pekerjanya yang bukan warga setempat mendapat perlakuan kasar, karena memergoki aksi pencurian yang dilakukan oleh oknum sekdes dan dua orang anak buahnya. “Kabarnya ada warga yang mengetahui aksi pencurian itu, dan bukan warga disana. Namanya wawan, dia disandera dan diancam oleh tiga orang yang diketahui warga desa setempat. Karena memergoki aksi pencurian enam dus lampu LED yang dilakukan ketiganya,” kata warga Sungai Sindang itu.

Ironisnya lagi, katanya, ternyata aksi pencurian itu belum dilaporkan oleh kepala desa ke aparat kepolisian sektor setempat. Padahal jajaran Subsektor Rawa Jitu Utara sudah mendapat laporan dari masyarakat sekitar bahwa satu dus lampu LED tersebut berada di rumah Rv, oknum Sekdes Sungai Sidang. Sementara sisanya lima dus masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Kami atas nama masyarakat Sungai Sidang meminta kepada pak bupati dan pihak kepolisian untuk segera menindak tegas aksi pencurian yang dilakukan oleh oknum itu dan beberapa anak buahnya itu. Sebab, kalau kami yang lapor, kami takut diancam oleh dia (Rv, Red), jadi tolonglah pak bupati biar kami tenang,” kata sumber yang lagi-lagi enggan namanya dipublikasikan.
Bupati Minta Polisi Bertindak

Menanggapi hal itu, Bupati Mesuji Khamami, sangat menyayangkan prilaku Sekdes yang dianggap tidak wajar itu. Seharusnya aparatur desa itu, ikut mengamankan segala program pembangunan yang digulirkan pemerintah ke-desanya masing-masing. “Bukan malah menghambat dengan cara-cara seperti. Saya minta pihak kepolisian untuk menindak tegas aksi pencurian ini,” tegas Khamami, Selasa (21/10/2015).

Sementara kepala dinas pertambangan dan energi (Distamben) Yudhi Santoso memaparkan, bahwa tahun ini ada empat Desa di Kabupaten Mesuji mendapat bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal berkapasitas 20 (KVA) kilo vol amper dan 30(KVA) kilo vol amper yang mampu menerangi hingga 200-300 rumah.

Masih dikatakan Yudhi, bantuan ini berupa PLTS terpusat yang sistem kerjanya hampir sama dengan PLN, hanya jenis pembangkit dan kapasitasnya saja yang berbeda. Sedangkan pada tahun 2014 lalu baru satu Desa yakni Sidang Muara Jaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara yang mendapat bantuan PLTS berkapasitas 15 Kilo Vol Amper dengan kemampuan 150 rumah.

Adapun ke-empat Desa yang mendapat bantuan PLTS dari Kementrian Energi Smber Daya Mineral (ESDM) melalui Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) diantaranya Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur, Desa Sungai Sidang Kecamatan Rawa Jitu Utara, Desa Mulyosari Kecamatan Mesuji dan Desa Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Raya.

“Tahun ini pemkab Mesuji juga menganggarkan dari APBD Mesuji sebesar 300 juta untuk penerangan jalan umum sebanyak 25 unit yang sudah terpasang, tersebar ditiga kecamatan. Sementara untuk PLTS sejauh ini progresnya sudah 90% dan untuk pengelolaannya akan diserahkan sepenuhnya ke desa masing-masing,”Tandasnya. (Sandri/joe)