Harianpilar.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengikuti acara Istighosah dan doa bersama untuk kelancaran Pemilukada serentak di Provinsi Lampung, Jumat (16/10/2015) malam, di halaman Kantor KPU Kota Bandarlampung.
Dalam acara yang juga dihadiri Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik, Ridho menyampaikan bahwa Pemilukada adalah amanah rakyat yang harus dilaksanakan sebaik mungkin dan sejujur mungkin. Mengingat, Lampung merupakan provinsi yang menjadi sorotan nasional dalam gelaran Pilakda.
“Tidak ada penyimpangan penyimpangan, karna anda membawa amanah rakyat. Jangan sampe amanah ini melenceng dan keluar dari harapan rakyat,” ujar Ridho.
Selain itu Ia mewanti-wanti agar semua pihak bisa menahan diri dan tidak membuat gejolak yang bisa menggangu keamanan dan kedamaian.
“Jangan sampai ada gejolak. Saya khawatir bila terjadi gejolak, maka kita akan sulit memperoleh bantuan keamanan dari luar. Karena semua kekuatan keamanan pasti memfokuskan diri terhadap provinsi masing-masing,” tegasnya.
Kenetralan birokrasi di lingkungan pemerintahan juga menjadi titik berat sambutan Ridho. Ia tidak mau sampai ada pegawai di lingkungan pemerintahan terlibat politik praktis sehingga menjadi korban-korban politik pada akhirnya.
Husni Kamil Manik dalam kesempatannya memuji pelaksanaan Istighasah yang dilaksanakan di Lampung. Menurutnya hal ini penting untuk silahturahmi dan penguatan mental jelang pilkada serentak di Lampung.
Ia menuturkan bahwa percaturan perpolitikan di Lampung sejak dahulu selalu menjadi sorotan nasional.
“Dari dahulu Lampung menjadi sorotan di nasional setiap menjalani Pilkada. Sudah saatnya Lampung keluar dari image beberapa tahun lalu,” ujar Husni.
Husni yang merupakan sarjana pertanian ini bercerita bahwa perebutan kekuasaan sudah terjadi sejak zaman dahulu kala. Dan sangatlah wajar bila hawanya panas, namun harus tetap bisa menjaga keamana, menahan diri, dan legowo.
“Namanya kompetisi pasti panas, kalau dingin-dingin saja malah nenjadi tanda tanya. Tapi jangan sampai kelewatan panasnya, harus bisa menahan,” jelas Husni.
Acara dihadiri berbagai pejabat dan kandidat pemilukada, selain itu hadir juga ketua KPU Lampung, ketua KPU seluruh kabupaten/kota dan ketua Banwaslu Lampung. (Muqoyid/Juanda)









