oleh

Lampung Bebas dari PHK Massal

Harianpilar.com, Bandarlampung – Meski perekonomian secara Nasional sedang melemah, yang menyebabkan banyak pekerja di PHK oleh perusahaan  seperti di Serang Banten terjadi, 12 ribu pekerja kena PHK. Provinsi Lampung tidak mengalami hal tersebut.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan trasmigrasi (Disnaker) Provinsi Lampung, Sumiarti Somad mengatakan, sampai saat ini Lampung belum ada PHK, meskipun ekonomi melemah.

“Belum ada PHK secara massal, dan secara individual juga belum, ya jangan sampai terjadilah PHK secara besar-besaran di Lampung,” katanya ditemui di Lapangan kantor gubernur Lampung, Senin (12/10/2015).

Selain itu lanjutnya, meskipun di provinsi-provinsi lain banyak terjadi PHK, tapi untuk di Lampung tidak.

“Kita mengimbau kepada pengusaha, kalau mau PHK harus memberitahu dulu pada pekerjanya, namun sampai sekarang tidak ada PHK,” jelasnya.

Lebih lanjut Sumiarti menjelaskan, PHK terjadi pada perusahan yang bahan bakunya mengimpor dari luar, yang mengakibatkan biaya produksi semakin meninggi.

“Kalau untuk perusahanan di Lampung kan tidak mengimpor bahan baku dari luar, beda dengan provinsi lain,” tukasnya.

Sumiarti mengatakan, bahwa pemerintah provinsi Lampung sudah mengirimkan surat. “Kita sudah buat surat himbauan ke perusahaan-perusahaan, agar mereka, sebelum melakukan PHK mengajukan surat terlebih dahulu, terakhir kita kirim surat bulan Agustus, untuk semua perusahaan yang ada di Lampung,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui saat ini keadaan ekonomi di Provinsi Lampung sangat sulit, selain sedang menaiknya harga dollar, musim kemarau juga berdampak pada pertanian di Lampung.

Dikatakan oleh Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, tidak hanya di provinsi Lampung, bahkan Indonesia dan dunia pun sedang krisis ekonomi.

“Bicara soal krisis ekonomi kembali mengingatkan kita dengan peristiwa krisis tahun 1998 yang sangat menyulitkan masyarakat. Kita harapkan ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Menurut Ridho, ekonomi sedang tahapan ujian yang harus dihadapi dengan tenang dan tidak risau. “Kalau Lampung, meski ekonomi sedang tahap ujian kan ada Sumber Daya Alam (SDA) kita yang kaya, ini harus kita manfaatkan,” jelasnya. (Fitri/JJ)