Harianpilar.com, Lampung Selatan – Sungguh miris, jika sebuah rumah sakit pemerintah yang notabene sebagai rumah sakit andalan masyarakat tidak memiliki sanitasi air bersih yang memadai. Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel). Tercatat sudah dua hari RSUD ini terkendala air bersih, lantas bagaimana nasib kesehatan pasien?
Puncaknya, kondisi RSUD Bob Bazar ini menjadi sorotan utama Pj Bupati Lamsel Kherlani, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di rumah sakit ini.
“Laporanya dua hari ini terkendala air, ” kata Pj Bupati Lamsel Kherlani, usai melakukan sidak di RSUD Bob Bazar Kalianda, Selasa (11/8), seraya meninstruksikan kepada Direktur RSUD Bob Bazar Armen Patria, untuk segera menganggarkan dana pembuatan sumur bor dan penambahan tower penampung air.
Serta perbaikan saluran instalasi opengairan rumah sakit di APBD-Perubahan 2015 mendatang, mengingat air merupakan salah satu kebutuhan yang harus menjadi perhatian bersama agar tetap mengalir dan tidak ada kendala lagi.
Sidak ini dilakukan Kherlani ini sekaligus melakukan perbicangan dengan sejumlah pasien. Menurut pengakuan pasien, jika sejak dua hari terakhir ini air di kamar mandi rumah sakit tidak mengalir.
“Di rumah sakit bila terkendala dengan air, berarti itu menjadi kendala besar dan tidak main-main,” tegas Kherlani.
Dia juga menambahkan, rumah sakit merupakan tempat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk berobat. Maka jika air menjadi kendala justru dapat memperparah kondisi pasien yang ada.
“Karena kita ini merawat orang-orang sakit, ketika ke kamar mandi tidak ada air maka menjadi kendala, bukannya jadi sembuh melainkan nambah sakit pasiennya,” tandasnya.
Sementara, Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Armen Patria mengatakan, akan segera membuat sumur bor untuk menambah pasokan air untuk memberikan pelayanan rumah sakit jika dapat dianggarkan di APBD-Perubahan 2015.
“Kalau dimungkinkan dalam APBD Perubahan 2015 ada seperti janji pak bupati akan kita masukan perencanaan pembuatan sumur bor,” katanya. (Saipul/Juanda)









