oleh

Dua Dari Tiga Jasad Petambak Ditemukan

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Dua dari tiga pekerja tambak pembibitan udang windu yang terseret ombak Pantai Ketang, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu (27/6/2015) lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Minggu (28/6/2015) berada di sekitar 500 meter sebelah timur dari lokasi tenggelam. Sementara, satu korban masih dalam pencarian.

“Alhamdulillah, sudah dua orang yang berhasil ditemukan Nurdin dan Agus ditemukan tak jauh dari lokasi mereka tenggelam. Sementara korban Sugiarto masih dalam pencarian,” kata Kapolsek Kalianda AKP Heti Patmawati, Minggu (28/6/2015).

Menurut Kapolsek, saat ditemukan tubuh korban Agus kondisi fisik dalam keadaan utuh, hanya saja ada beberapa luka leban dan lecet akibat terbentur karang.

“Jasadnya sudah di bawa ke rumah sakit. Sedangkan jasad Nurdin yang ditemukan Sabtu (27/6/2015) sudah dikebumikan keluarg‎anya tadi pagi,” tambahnya.

Sedangkan untuk pencarian korban lainnya yakni, ‎Sugiarto (30) warga Dusun Ponorogo Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terus dilakukan di seputaran lokasi kejadian oleh tim SAR.

‎Sekedar diketahui, ketiga korban tenggelam pada Sabtu (27/6/2015) sekitar pukul 12.30 WIB dipantai Ketang Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lamsel. Dimana ketiganya merupakan pekerja bangunan tambak udang yang sedang melakukan istirahat.

Tiga pekerja bangunan tambak pembibitan udang windu tewas terseret ombak pantai ketang Kelurahan Wayurang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan pada sabtu (27/6/2015) sekitar pukul 12.00 wib, ketiga korban tersebut adalah, Nurdin Bin Jalal (27) warga Dusun Ponorogo Tanjung Jaya  Desa Napal Kecamatan Sidomulyo, Sugito (26) warga Desa Sidowalyu Napal Kecamatan Sidomulyo dan Agus (27) warga Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Lamsel.

Menurut Kepala Lingkungan dusun Ketang Kelurahan Wayurang Ubai Dulah mengatakan,  ketiga pekerja bangunan ditempat pembibitan udang yang berada di dusun ketang tersebut adalah warga luar kalianda, ketiganya saat itu sedang bekerja dikalianda, tetapi pada saat korban sedang istirahat sekitar pukul 12.00 wib, entah siapa yang memulainya, ketiga korban mandi sambil mencari kepiting dengan menggunakan pelampung dari bambu milik warga yang biasa dipergunakan untuk mencari rumput laut.

“Kebetulan gelombang atau ombak laut pada saat itu sedang besar, ketiga korban tertabrak ombak dan langsung hanyut,” kata Ubai. (Saipul/Juanda)