oleh

18 M Untuk Pembangunan RSUD Mesuji

Harianpilar.com, Mesuji – Pembagunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mesuji Tipe C, tahap ke dua dipastikan telan anggaran Rp18 miliar lebih. Pasalnya, pembagunan RSUD Mesuji tersebut ditargetkan akan dioperasikan tahun anggaran 2016 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Mesuji Budiman Nainggolan mengatakan, anggaran Rp18 miliar tersebut memang telah dipersiapkan di tahun anggaran APBD 2015 serta ditargetkan pengoprasiannya ditahun 2016 mendatang.

“Target kita tahun 2016 RSUD ini dapat dioperasikan. Namun, tetap melihat persiapan yang tenggah dilakukan setelah anggaran yang telah disiapkan. Karena, 18 M  ini dibagi menjadi dua yakni Rp10 M untuk bangunan, dan Rp8 miliar untuk peralatan medis,” ujar  Budiman.

Sebelumnya, Wakil Bupati Mesuji Ismail mengatakan, bahwa tahun 2015 Pemkab Mesuji telah menyiapkan dana Rp18 miliar yang telah dikucurkan Pemerintah Pusat. Dana ini juga telah dikucurkan secara bertahap karena pembangunan rumah sakit tersebut tidak akan rampung seratus persen ditahun 2016.

“Pembangunan RSUD tahun 2015 ini tentunya tidak berpatokan dari dana yang dikucurkan pusat semata tetapi ada dana pendamping. Sebab, Bila memang pembangunan rumah sakit ini dapat dibagun secara menyeluruh tentunya membutuhkan anggaran yang begitu besar. Tetapi, yang pasti dengan anggaran yang ada tahun depan kemungkinan bisa dioprasi,” paparnya.

Sementara saat ditanya kesiapan pengoprasian RSUD tahun depan, dengan tegas Ismail, mengatakan bahwa bila tahun depan RSUD ini dapat dioprasikan maka membutuhkan tenaga medis mulai dari dokter, perawat, bidan, apoteker dan struktur organisasi rumah sakit itu sendiri.

“Saat ini kita tenggah mempersiapkan hal itu, sementara untuk dokter kemungkinan bisa minta bantuan kepusat, disamping itu, dokter yang bertugas di Mesuji akan mengisi kekosongan RSUD tersebut. Selain itu, kedepan, Pemkab Mesuji juga akan membuat kontrak kerja terhadap dokter yang ada baik dimesuji maupun dokter dari luar mesuji untuk dibiayai sekolah specialis,”jelasnya.

Karena, lanjut Ismail, berdirinya RSUD tentunya membutuhkan dokter Specialis sementara Mesuji belum memiliki dokter specialis. Oleh karena itu, Pemkab Mesuji kedepan akan menyekolahkan dokter – dokter tersebut dengan berbagai perjanjian atau kontrak yang akan dibuat.

“Dokter yang akan kita sekolahkan kespecialis yakni dokter specialis THT, Penyakit dalam, ronsen bedah, dan dokter specialis kandungan,”paparnya.

Takhanya itu, Ismail juga mempertegaskan, bahwa rumah sakit yang telah dibagun Pemerintah Rencana rumah sakit tipe C. Karena, untuk menuju rumah sakit tipe B masih membutuhkan banyak persiapan dan pembangunan.

“Tipe rumah sakit yang ada masih tipe C namun bila rumah sakit ini sudah berjalan dan sudah dilengkapi secara menyeluruh maka kemungkinan bisa berubah tipe menjadi rumah sakit tipe B, namun itu semua masih membutuhkan waktu yang panjang,” tukasnya. (Sandri/JJ)