oleh

Pengembangan Wisata Taman Nasional Bukit Barisan Terhalang Payung Hukum

Harianpilar.com, Bandarlampung – Taman Nasional Bukit Barisan (TNBB) Lampung menyimpan banyak potensi yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun sangat disayangkan potensi di sana masih belum bisa dimaksimalkan, sebab payung hukum wisata di sana belum ada sampai saat ini.

” Di sana banyak tempat yang bisa dijadikan wisata, seperti Kemrino (bunga reflesia), tempat gajah yang ada di Taman Nasional Barisan Selatan itu, pertunjukan ataupun atraksi satwa, sampai saat ini belum ada Perdanya kita berharap ada pemasukan PAD dari sana, sedangkan untuk pawang gajahnya saja kita belum bisa bayar untuk pengganti uang lelah mereka,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretif, Herlina Warga Negara, melalui telepon selulernya, Kamis (25/6/2015).

Dijelaskan Herlina, potensi penghasil PAD di TNBB kalau bisa dikelola bisa lebih besar.” Jadi mereka yang dari Tanjung Setia bisa safari gajah, kita juga berharap segera untuk diterbitkannya payung hukum oleh kementrian lingkungan hidup dan kehutan,” harapnya.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretif akan berupaya untuk menjadikan Taman Nasional Bukit Barisan menjadi taman yang diminati banyak wisatawan.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempromosikan wisata yang ada di Lampung, termasuk wisata ini, TBBN sudah menjadi salah satu icon pariwisata Lampung tinggal bagaimana kita berusaha untuk membuat payung hukumnya agar lebih kuat dan bisa dinikmati wisatawan,” terangnya. (Fitri/JJ)