Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Lampung memastikan jika pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan ditarget selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri 2015. Untuk pencapaian target tersebut, DBM sudah berkoordinasi dengan pihak satuan kerja SNVT Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) wilayah Lampung untuk segera memperbaiki ruas jalan nasional yang tersebar di Bumi Ruwa Jurai.
“Untuk kesiapan arus mudik, P2JN menarget perbaikan jalan nasional akan segera selesai sebelum bulan puasa ini. Rata-rata pekerjaan dalam sepuluh hari ini sudah selesai,” kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Lampung Budhi Darmawan, seperti dikutip dari Website Pemprov Lampung, Rabu (10/6/2015).
Untuk perbaikan jalan provinsi, kata Budi, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk memperioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan jelang mudik Idul Fitri 1436 Hijriah.
Bahkan, pihanya sudah mengidentifikasi seluruh kerusakan jalan untuk wilayah satu maupun wilayah dua. “Kami (11/6/2015) besok kita akan rapat membahas perbaikan jalan ini. Identifikasi mana yang akan menjadi prioritas perbaikan. Intinya sebelum lebaran kita selesaikan semua,” kata dia.
Proses identifikasi ini, jelas Budi, pihaknya mendata seluruh ruas jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan, memetakan titik-titik yang rawan kemacetan, rawan bencana alam, maupun jalan yang mengalami kerusukan cukup kritis.
“jalur mudik yang sudah kira prioritaskan diantaranya, jalan dari Bandarlampung menuju Desa Hanura, Padang Cermin. Serta jalan penghubung antara Lampung Utara dan Tulangbawang,” kata dia.
Dijelaskan Budi, dalam waktu dekan ini pihaknya belum tentu bisa mengerjakan seluruh perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi tanggungjawab provinsi. Sebab, proses pekerjaannya sedang dimulai.
“Perbaikan jalan yang regular masih menunggu proses. Kita tidak ingin perbaikan dilakukan asal-asalan. Untuk itu kita akan memilih rekanan yang benar-benar berniat memperbaiki infrastruktur dan bukan hanya mencari keuntungan sendiri,” kata dia.
Ditambahkan dia, Dinas Bina Marga dan Kemenpupera sama-sama bergerak untuk mempersiapkan perbaikan jelang arus mudik dan balik Lebaran. “Arus jalan nasional kan ada 3 koridor, sementara jalan provinsi tersebar. Intinya akan kita perbaiki untuk kepentingan masyarakat,” kata dia.
Terkait dana swakelola pebaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang mencapai Rp28 miliar. Budi menjelaskan semua dana itu akan digunakan, bahkan proses perbaikan jalan juga sudah berjalan. “Kita gunakan secara rata, untuk titik-titik jalannya saya kurang hafal. Yang jelas sudah ada yang berjalan di daerah Lampung Utara,” ujarnya.
Disinggung dengan minimnya penerangan di Jalan Soekarno-Hatta (By-pass)? Budi menegaskan bahwa sebelum bulan puasa ini, ruas jalan tersebut akan segera terpasang lampu. Sebab, ini sudah menjadi instruksi Dirjen Bina Marga Kemenpupera.
Bahkan, Dirjen menargetkan pemasangan lampu jalan by-pass selesai dalam satu minggu ini. “Saya dengar langsung pak Dirjen menginstruksikan itu ke bawahannya. Beliau memberikan waktu seminggu agar dapat selesai istalasi dan pemasangan lampu jalan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Walikota Bandarlampung. Pak Herman HN bersedia untuk menanggung biaya beban listrik serta PJU nya. Jadi sebelum puasa kita harap ini sudah teratasi,” tandasnya. (Web/JJ)









