Harianpilar.com, Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melalui Dinas Perikanan setempat akan mencanangkan program swasembada ikan air tawar khususnya jenis Ikan Baung yang saat ini sudah mulai langka.
Bahkan ke depannya Ikan Baung akan menjadi salah satu ikon Lampura, dengan menjadikan Kotabumi sebagai Kota Bawung. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Lampura, Paswani Hasyim, saat dijumpai di stand pameran dinas terkait (10/6/2015).
Dikatakannya, bahwa dinas yang dipimpinnya saat ini sedang Balai Benih Ikan (BBI) untuk bisa menyediakan benih ikan bagi petani ikan yang ada di Lampura.
“Kita sedang merevitalisasi BBI agar bisa menyediakan benih bagi petani ikan lokal, karena saat ini mereka memperoleh benih dari luar daerah yaitu Jawa Barat,” ujarnya.
Ditanya apakah stock ikan lokal mencukupi konsumsi ikan di Lampura. Paswani mengatakan, bahwa ikan yang diproduksi oleh petani ikan lokal sebenarnya mencukupi, akan tetapi mereka terkendala masalah pemasarannya, terang dia.
Saat ini, lanjutnya, program perkembangbiakan ikan Bawung sudah berjalan 25%.dimana tempat melaksanakan program tersebut ditempatkan di BBI yang berada di kecamatan Tanjung Raja, kecamatan Abung Semuli, serta BBI penyangga di desa Tanjung Seneng kecamatan Kotabumi Selatan, papar Paswani.
Terkait kendala yang dihadapi dan target produksi ikan Bawung, Paswani mengatakan, tidak ada kendala yang berarti, hanya saja waktu panennya yang memakan waktu lebih lama dibanding jenis ikan air tawar yang lain, waktu nya mencapai 4-5 bulan.
“Untuk target produksinya di tahun 2015 ini mencapai, 60% sedangkan di tahun 2016 kita berharap bisa mencapai 100%,bahkan bisa lebih agar Lampura bisa menjualnya ke daerah lain atau jadi pemasok ikan Bawung,” tandasnya. (Iswant/Yoan/JJ)









